Teka-Teki Kematian Pria Surabaya di Kontrakan Sukaraja Bogor, Polisi Selidiki Riwayat Penyakit
Tsaniyah Faidah February 11, 2026 08:01 AM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Warga di kawasan Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, digegerkan oleh penemuan mayat seorang pria asal Surabaya berinisial ODP.

Jasad pria berumur 44 tahun tersebut ditemukan pertama kali oleh tetangga kontrakannya dalam keadaan yang sudah membusuk pada Selasa (10/2/2026) siang.

Kejadian tragis ini sontak memicu kerumunan warga dan pengguna jalan yang ingin melihat proses evakuasi dramatis oleh petugas Damkar.

Kapolsek Sukaraja, Kompol Wagiman, menyebutkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga kuat sudah mengembuskan napas terakhir sejak empat hari sebelum ditemukan.

"Kondisi jenazah diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar empat hari," ujar Kapolsek Sukaraja, Kompol Wagiman, Selasa (10/2/2026).

Guna mengungkap tabir di balik kematian korban, polisi langsung membawa jenazah ke RS Polri Kramatjati untuk keperluan autopsi medis.

Sejauh ini, tim penyidik juga telah merampungkan olah TKP serta menggali keterangan dari para saksi mata di sekitar lokasi guna mencari petunjuk tambahan.

"Penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Kami juga tengah berusaha menghubungi keluarga korban di Surabaya terkait kejadian ini," katanya.

Baca juga: Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas dalam Kontrakan di Cilebut Bogor, Berawal dari Bau Tak Sedap

Mayat berjenis kelamin laki-laki yang diketahui berinisial ODP itu ditemukan tewas pada Selasa (10/2/2026) siang.

Pria berusia 44 tahun tersebut ditemukan tak bernyawa di dalam kontrakannya yang berada di lantai dua.

Laki-laki asal Surabaya itu diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia pertama kali ditemukan oleh tetangganya.

Kapolsek Sukaraja, Kompol Wagiman mengungkapkan, tetangga korban mencium bau tak sedap dari kamar nomor tiga yang merupakan tempat korban.

"Saat dilakukan pengecekan bersama saksi lain, terlihat pintu kamar dalam keadaan terbuka dan korban sudah dalam posisi terlentang tidak bernyawa," ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Setelah mengetahui adanya penemuan mayat tersebut, warga setempat melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Akan tetapi karena posisi korban berada di lantai dua rumah dengan akses tangga yang sulit, sedangkan area bawah kontrakan merupakan pertokoan.

Proses evakuasi korban pun dilakukan setelah berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Bogor untuk menurunkan jenazah.

"Usai berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menggunakan ambulans," terangnya.

Sementara itu, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban dan polisi sedang berusaha menghubungi pihak keluarga korban.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.