TRIBUNJABAR.ID, RATCHABURI - Persib Bandung menatap laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) melawan Ratchaburi FC dengan wajah baru.
Bertanding di Stadion Ratchaburi, Rabu (11/2/2026) pukul 19:15 WIB, Maung Bandung datang dengan modal kematangan skuad yang jauh melampaui masa pramusim.
Berstatus sebagai Juara Grup G, Persib membawa misi besar untuk mencuri poin penuh di Thailand.
Mencuri poin bakal menjadi bekal bagus sebelum melakoni leg kedua di Bandung pada 18 Februari mendatang.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa hasil imbang 2-2 pada laga uji coba pramusim lalu tidak bisa dijadikan patokan.
Saat itu, timnya masih dalam tahap transisi besar-besaran, terutama dalam integrasi pemain asing baru.
"Kami mengganti hampir lebih dari setengah tim, termasuk seluruh pemain asing."
"Saat pramusim, mereka butuh waktu beradaptasi. Tapi sekarang, kami sudah jauh lebih baik dan solid," tegas Hodak dalam konferensi pers di Thailand.
Hodak meyakini chemistry antar-pemain yang sudah terjalin selama fase grup ACL Two akan menjadi kunci untuk meredam Ratchaburi, yang merupakan runner-up Grup F.
Kekuatan Persib tidak hanya terletak pada teknis di lapangan.
Ribuan Bobotoh dikabarkan siap membirukan Stadion Ratchaburi.
Dukungan militan ini dianggap Hodak sebagai "nyawa" tambahan bagi pasukannya.
"Sepak bola Indonesia punya pendukung yang sangat antusias. Kehadiran Bobotoh adalah energi tambahan bagi tim."
"Saya berharap dukungan ini membuahkan hasil positif tanpa ada kendala keamanan," harap pelatih asal Kroasia tersebut.
Di kubu tuan rumah, pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka, menyadari bahwa Persib adalah lawan yang sangat sulit.
Ia mewanti-wanti anak asuhnya agar tampil sempurna tanpa cela.
"Hanya ada dua pertandingan di fase ini. Di laga kandang, kami akan melakukan segalanya untuk menang, tapi kami harus sangat berhati-hati."
"Sebisa mungkin jangan ada kesalahan sekecil apa pun," ungkap pelatih berusia 54 tahun tersebut.(*)