TRIBUNNEWS.COM - Kondisi Real Madrid saat menjalani kewajiban mereka di Liga Spanyol saat ini mulai membaik.
Beralihnya tanggung jawab kepelatihan dari Xabi Alonso ke Alvaro Arbeloa akhirnya berbuah manis.
Real Madrid menyapu empat laga terakhir dengan kemenangan seluruhnya.
Meski cerita itu tak selalu berlanjut saat tampil di Liga Champions, setidaknya El Real sudah memiliki pijakan cukup konsisten.
Baca juga: Vitinha, Nico Paz, dan Endrick Jadi Sasaran, Real Madrid Bersiap untuk Skuat Baru Galacticos
Hal tersebut membuat mereka mulai mendekati Barcelona di klasemen sementara LaLiga.
Rival bebuyutan ini hanya terpisah satu poin saja di klasemen hingga menyelesaikan pekan 23 beberapa waktu lalu.
Barca memang masih memimpin klasemen dengan 58 poin dari 23 pertandingan.
Real Madrid menempel ketat dengan raihan 57 poin dari 23 laga.
Di tengah hasil impresif itu, kondisi Real Madrid disebut-sebut masih tak lepas dari konflik.
Dua pemain penting Madrid, Kylian Mbappe dan Dani Carvajal disebut punya isu tersendiri dengan caretaker El Real saat ini, Alvaro Arbeloa.
Mbappe disebut tak puas dengan adanya Arbeloa di kursi pelatih.
Menurut laporan Cadena SER, Mbappe lebih senang dengan keberadaan Xabi Alonso sebagai pelatih El Real.
Ia memandang Alonso tak mendapatkan kesempatan yang adil saat menjalankan tugasnya.
Pemain asal Prancis ini yakin Alonso akan bisa mengubah Real Madrid menjadi tim yang disegani lagi bila diberikan waktu lebih panjang.
Eks pemain PSG ini tak melihat kemajuan yang sama pada Arbeloa.
Kemenangan beruntun di liga tak membuat Mbappe yakin sang pelatih interim memiliki faktor untuk mengangkat Real Madrid ke tingkat lebih tinggi.
Meski demikian, ia tak mau membuat kegaduhan di tengah skuad Real Madrid.
Ia tetap akan menjalankan instruksi pelatih Arbeloa selama masih berada di bench.
Sementara itu, gejolak juga tengah dirasakan kapten El Real, Dani Carvajal.
Carvajal yang masih mendapatkan kepercayaan besar di era Ancelotti dan Alonso, ternyata tak mendapatkan hasil serupa saat berada di bawah Arbeloa.
Ia selalu menjadi cadangan semenjak pulih dari cedera yang dialami.
Selama tahun 2026, ia baru bermain selama 27 menit saja bagi Real Madrid di semua kompetisi.
Situasi yang membuatnya semakin tak nyaman adalah pilihan pemain Arbeloa yang menempatkan David Jimenez terlebih dahulu.
Pemain muda El Real itu terus mendapatkan jam terbang saat kondisi Carvajal sudah membaik.
Demikian pula kesempatan besar yang diperoleh Trent Alexander-Arnold semenjak pulih dari cedera.
TAA tak sulit mendapatkan lagi menit bermain, tak seperti Carvajal yang harus terus menunggu di bangku cadangan.
Pemain asal Spanyol ini sempat melakuka protes kepada sang pemain saat Real Madrid menjalani latihan di Valdebebas.
Namun pada akhirnya kedua belah pihak setuju duduk bersama dan menyelesaikan isu yang ada.
Kini, Carvajal sudah mulai lebih menerima situasinya di skuad Real Madrid.
Harapannya, sang kapten tak memperkeruh suasana dan membuat ruang ganti El Real berubah mencekam.
(Tribunnews.com/Guruh)