Kebaikan Adi Sutarwijono Ketua DPRD Surabaya, Eks Wartawan Harian Surya Dikenal Tak Neko-neko
Musahadah February 11, 2026 11:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, menghembuskan napas terakhir, Selasa (10/2/2026) malam.

Kabar meninggalnya Adi Sutarwijono dikonfirmasi oleh sang istri, Lusia Yektihandayani.

"Telah berpulang dalam dekapan Roh Kudus Dominikus Adi Sutarwijono, hari Selasa 10 Februari 2026 di RS MCCC Jakarta, Mohon doa untuk ketentraman arwah beliau" ujar Lusia melalui pesan yang diterima SURYA.CO.ID.

Pernyataan serupa disampaikan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Daniel Rohi.

"Kami sangat berduka atas berpulangnya Mas Adi Sutarwijono," kata Daniel.

Kepergian Adi menyisakan luka mendalam bagi keluarga, kerabat, hingga kolega.

Hal ini tak lepas dari sosok Adi dikenal sebagai pemimpin sederhana dan kebaikannya membekas di hati banyak kalangan. 

Berikut ini kebaikan Adi Sutarwijono berdasarkan dari pengakuan keluarga hingga rekan.

Tak Neko-neko

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah, mengaku sudah dua periode ini mendampingi Adi Sutarwijono.

Sebagai seorang rekan kerja, Laila mengenang Adi sebagai sosok yang tidak pernah neko-neko dan santun.

Memberi kebebasan kepada wakil dan para anggotanya di depan untuk menjalankan tugas sesuai tupoksinya masing-masing.

"Komunikasinya yang baik. Selalu menjawab pesan atau telpon. Santun dan sabar."

"Sudah sebulan terakhir kami kehilangan rekan pengarah. Dulu pernah sakit juga. Tapi sekarang mungkin kambuh," kata Laila.

DUKA - Dominikus Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Surabaya meninggal dunia, Selasa (10/2/2026).
DUKA - Dominikus Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Surabaya meninggal dunia, Selasa (10/2/2026). (Surya.co.id)

Baca juga: BREAKING NEWS : Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Pemimpin Bersahaja

Di mata wakil ketua DPRD dari PKB ini, Adi Sutarwijono juga pribadi yang bersahaja. 

Dua periode memimpin Ketua DPRD Surabaya dijalankan dengan sangat kondusif.

Tidak ada sedikit pun konflik di antara anggota.

"Pemimpin yang merangkul. Menolak gaduh," kata Laila.

Selalu Buka Ruang Diskusi

Periode pertama menjadi ketua DPRD 2014-2019 hingga 2024-2029 (hingga wafat 10 Februari 2026), Adi selalu membuka ruang diskusi kepada anggotanya.

Di mata Laila, Ketua DPRD kelahiran Blitar, Jatim tersebut juga memberi ruang seluas-luasnya bagi semua anggotanya untuk menjalankan tugas kerakyatan.

"Tidak pernah intervensi. Tapi harus sesuai aturan," kata Laila.

Tenang tapi Tegas

Ketua DPRD berlatar jurnalis ini selalu tenang dalam menyikapi persoalan. Namun tegas dalam prinsip.

Mantan wartawan Harian Surya dan Majalah Tempo ini selalu mengedepankan kepentingan rakyat.

"Selamat jalan Pak Adi. Semoga diampuni semua dosa almarhum. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," ucap Laila.

Sosok Visioner

Sementara Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, mengungkapkan bahwa almarhum adalah figur pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan serta mampu menciptakan suasana kerja yang sejuk di lingkungan legislatif.

“Mas Adi ini pribadi yang bersahaja, pembawaannya tenang, dan visi berpikirnya jauh ke depan," kata Fathoni ketika dikonfirmasi SURYA.co.id di Surabaya, Selasa (10/2/2025). 

Menurutnya, gaya kepemimpinan Adi Sutarwijono yang telah menjabat selama dua periode sangat dirasakan manfaatnya oleh anggota dewan periode 2019–2024 maupun 2024–2029.

Tak Memilih Teman

Selain Laila, ada Daniel Rohi yang mengaku sangat kehilangan sosok Adi.

Menurutnya, Cak Awi-sapaan akrab Adi Sutarwijono, merupakan sosok baik dan bersahabat dengan siapa pun.

Komunikasi Cak Awi dikenal hangat dan tanpa sekat dengan siapapun termasuk kolega di PDIP. 

Pun demikian dengan karir politik Cak Awi di PDIP.

Daniel mengenang Cak Awi sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan dikenal sebagai politisi yang memiliki loyalitas tinggi.

Memiliki karir panjang di PDIP sampai pernah menjadi Ketua DPC PDIP Kota Surabaya selama sejak tahun 2019 hingga 2025. 

Dengan pribadi dan pengabdian di PDIP tersebut, Daniel menganggap bahwa kepergian Cak Awi menjadi duka mendalam bagi keluarga besar partai berlambang kepala banteng ini.

"Kami sangat merasa kehilangan," jelas Daniel. 

(SURYA.CO.ID Yusron Naufal Putra / Bobby Constantine Koloway/ Nuraini Faiq)

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.  

Klik di sini untuk untuk bergabung 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.