Mgr Yohanes Hans Monteiro Resmi Jadi Uskup Keuskupan Larantuka
Hilarius Ninu February 11, 2026 11:35 AM

 

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Mgr Yohanes Hans Monteiro, Pr, resmi ditahbiskan sebagai Uskup Larantuka dalam misa tahbisan yang berlangsung khidmat di Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka, Rabu (16/2/2026).

Penahbisan ini menandai dimulainya masa kepemimpinan pastoral Mgr Monteiro di Keuskupan Larantuka, menggantikan Mgr Fransiskus Kopong Kung yang memasuki masa emeritus. 

Misa tahbisan diikuti oleh 38 uskup dari berbagai keuskupan di Indonesia serta ribuan umat yang memadati katedral dan sekitarnya. Hadir pula para imam, rohaniwan, serta biarawan dan biarawati. 

Gubernur Nusa Tenggara Timur Melkiades Laka Lena, Bupati Flores Timur, Bupati Lembata, serta sejumlah pejabat daerah juga turut menghadiri prosesi tersebut. 

 

Baca juga: KBHTM Siap Dukung Program Pastoral dan Jalan Bersama Uskup Larantuka 

 

 

Pengamanan dilakukan secara ketat oleh aparat TNI/Polri, didukung tim keamanan internal, guna menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Dalam prosesi tahbisan, Mgr Fransiskus Kopong Kung, bertindak sebagai penahbis utama. Ia didampingi dua uskup ko-konsekrator, yakni Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden dan Uskup Maumere Mgr Ewaldus Martinus Sedu, sesuai tata liturgi Gereja Katolik.

Mgr Monteiro memilih moto episkopal “Unum Corpus, Unus Spiritus, Una Spes” (Satu Tubuh, Satu Roh, Satu Pengharapan), yang diambil dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus 4:4. Moto ini dimaknai sebagai panggilan untuk memperkuat kesatuan umat dalam semangat persaudaraan iman dan pengharapan bersama.

Keuskupan Larantuka merupakan salah satu keuskupan tertua di Nusa Tenggara Timur dengan tradisi iman Katolik yang kuat, terutama devosi Semana Santa yang menjadi daya tarik rohani bagi umat dari berbagai daerah. 

Penunjukan Mgr Yohanes Hans Monteiro sebagai Uskup Larantuka dilakukan oleh Takhta Suci Vatikan. Ia dikenal sebagai imam yang memiliki latar belakang pendidikan teologi yang kuat dan pengalaman panjang dalam pelayanan pastoral. 

 

Baca juga: Gestur Hormat Bupati Flores Timur Membungkuk Cium Tangan Uskup Hans Monteiro di Depan Gereja Weri

 

Mgr Yohanes Hans Monteiro lahir di Larantuka, Flores Timur, pada 15 April 1971. Ia menempuh pendidikan di Seminari Menengah Santo Domingo Hokeng sebelum melanjutkan studi filsafat dan teologi di Institut Filsafat Katolik Ledalero, Maumere. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 14 Juli 1999 untuk Keuskupan Larantuka .

Dalam perjalanan imamatnya, ia pernah bertugas sebagai pengajar di Seminari Menengah Santo Domingo Hokeng serta menjalani pelayanan pastoral di sejumlah paroki. 

Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Wina, Austria, dan meraih gelar doktor dalam bidang liturgi. Selama di Wina, ia juga melayani sebagai vikaris paroki di Keuskupan Agung Wina .

Sepulang ke Indonesia pada 2018, Mgr Monteiro mengajar liturgi di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero serta menjadi formator di Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret, Maumere. Ia juga terlibat dalam Komisi Liturgi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) .

Keuskupan Larantuka merupakan salah satu keuskupan tertua di wilayah Nusa Tenggara Timur dan dikenal dengan tradisi iman Katolik yang mengakar kuat, termasuk devosi Semana Santa yang setiap tahun menarik perhatian umat dari berbagai daerah. 

Penahbisan Uskup Larantuka menjadi momen penting dalam sejarah Gereja lokal di wilayah tersebut dan diharapkan mampu memperkuat kehidupan pastoral dan kerukunan umat di tengah tantangan zaman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.