TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Perwakilan Kalimantan Timur dari Main Dealer Astra Motor Kaltim 2 siap berlaga di babak final Festival Vokasi Satu Hati 2026.
Ajang nasional ini akan digelar di Astra Honda Motor Safety Riding & Training Center Deltamas pada 9–13 Februari 2026.
Delegasi Kalimantan Timur terdiri dari satu guru dan satu siswa asal SMK Negeri 19 Samarinda.
Guru yang mewakili adalah Teguh Prayoga S.T, sedangkan siswanya Risky Pratama.
Baca juga: AHM Gelar Festival Vokasi Satu Hati 2026, Kalibrasi Kompetensi Guru dan Pelajar SMK
Keduanya akan bersaing dengan 39 siswa dan 26 guru terbaik dari seluruh Indonesia dalam kompetisi yang diselenggarakan langsung oleh PT Astra Honda Motor (PT AHM).
Sebelumnya, seleksi tingkat regional telah dilaksanakan pada Desember 2025.
Hasilnya, perwakilan Samarinda berhasil lolos dan berhak melaju ke babak puncak tingkat nasional.
Manager Technical Service Astra Motor Kaltim 2, Ignatius Nindyatama, Rabu (11/2/2026), menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Festival Vokasi Satu Hati merupakan bentuk nyata sinergi antara Main Dealer dan PT AHM dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi otomotif di Indonesia.
Baca juga: Festival Vokasi Satu Hati 2025 Siapkan Talenta Muda Masuki Era Elektrifikasi
"Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, ajang Festival Vokasi Satu Hati 2026 menjadi bentuk nyata kami Astra Motor Kaltim 2 bersama PT AHM untuk terus berkomitmen mengembangkan keterampilan siswa dan tenaga pengajar di bidang vokasi otomotif roda dua terlebih diwilayah Samarinda dan sekitarnya," katanya.
"Kami berharap, siswa dan tenaga pengajar perwakilan kota Samarinda yang memasuki babak final di ajang bergengsi ini dapat membantu dalam melahirkan putra daerah sebagai SDM yang unggul," ucapnya.
Festival Vokasi Satu Hati tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana kalibrasi terhadap penerapan Kurikulum Merdeka Astra Honda di program studi Teknik Sepeda Motor (TSM) pada SMK mitra binaan AHM.
Peserta yang berlaga merupakan siswa minimal kelas XII dan tenaga pengajar yang telah memenuhi kualifikasi serta mengikuti pelatihan modul dasar Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).
Baca juga: Astra Motor Kaltim 1 Adakan Festival Vokasi Satu Hati 2025, Kirim Perwakilan ke Penjurian Nasional
Dalam kompetisi ini, peserta diuji melalui serangkaian tes praktik dan tertulis.
Materi yang diujikan meliputi pengenalan alat ukur, prosedur perawatan berkala, hingga perbaikan sepeda motor Honda sesuai standar industri.
Sementara untuk kategori guru, penilaian tidak hanya berfokus pada penguasaan teknis, tetapi juga kompetensi pedagogik.
Guru diuji dalam kemampuan menyampaikan materi secara efektif, sistematis, dan menarik agar siswa mampu menyerap pengetahuan dengan optimal.
Baca juga: Bentuk Kontribusi pada Dunia Pendidikan Vokasi, Festival Vokasi Satu Hati Kembali Bergulir
Penilaian dilakukan langsung oleh dewan juri yang terdiri dari instruktur berpengalaman serta tim teknis sepeda motor Honda.
Melalui ajang ini, diharapkan lahir sumber daya manusia unggul di bidang otomotif roda dua yang siap bersaing di dunia industri. (*)