TRIBUNJAMBI.COM - Impian masyarakat Jambi dan Sumatera Selatan untuk memiliki konektivitas bebas hambatan yang sempurna kini semakin mendekati kenyataan.
Per Februari 2026, proyek jalan tol Trans Sumatera (JTTS) yang menghubungkan Jambi-Betung menunjukkan progres signifikan.
Jalur yang selama ini dikenal dengan kemacetan dan waktu tempuh panjang di jalan lintas nasional, perlahan mulai tergantikan oleh aspal mulus yang memangkas waktu perjalanan secara drastis.
Progres Fisik Melaju Pesat
Berdasarkan data terbaru dari PT Hutama Karya (Persero), pembangunan Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,70 km saat ini tengah difokuskan pada penyelesaian Seksi 1 dan Seksi 2.
Pada Seksi 1 (Betung–Tungkal Jaya), progres konstruksi untuk Sub-seksi 1A telah menembus angka 57,64 persen.
Meskipun pembebasan lahan masih berada di angka 48,32 persen, pengerjaan fisik terus dikejar dengan target penyelesaian pada Kuartal I tahun 2027.
Sementara itu, untuk Sub-seksi 1B, konstruksi fisik baru mencapai 13,39 persen dan diproyeksikan rampung di periode yang sama.
Baca juga: Bakal Tersambung ke Tol Jambi, Jembatan Siak Hubungkan Rengat-Pekanbaru Sudah 98 Persen
Baca juga: Yaqut Cholil Melawan KPK dengan Ajukan Praperadilan Status Tersangka, Jubir Klaim Sudah Sesuai SOP
Baca juga: KPK Temukan Bukti Pengeluaran Uang Hingga Dokumen Restitusi saat Geledah KPP Banjarmasin dan PT BKB
Bergeser ke Seksi 2 (Tungkal Jaya–Bayung Lencir), pengerjaan di lapangan menunjukkan konsistensi dengan progres konstruksi rata-rata di angka 22 persen.
Pemerintah optimis bahwa seluruh rangkaian Seksi 2 ini akan selesai pada Kuartal IV tahun 2027, sehingga pada akhir tahun tersebut, Palembang dan Jambi diharapkan sudah tersambung sepenuhnya.
Manfaat yang Sudah Dirasakan
Saat ini, sebagian masyarakat Jambi sudah mulai merasakan "manisnya" infrastruktur ini.
Segmen Bayung Lencir–Tempino (34,10 km) dan Tempino–Ness (18,49 km) telah resmi beroperasi.
Yang menarik, hingga awal Februari 2026 ini, kedua segmen tersebut masih melayani pengguna jalan tanpa dikenakan tarif, sebagai bagian dari sosialisasi dan optimalisasi layanan bagi masyarakat lokal.
Kecepatan pembangunan di Jambi ini tak lepas dari kerja sama yang apik dalam pengadaan lahan.
Provinsi Jambi bahkan sempat meraih rekor MURI atas keberhasilannya melakukan pembebasan lahan tol tercepat di Indonesia, sebuah prestasi yang mendapat apresiasi langsung dari Komisi V DPR RI saat kunjungan kerja ke Gerbang Tol Pijoan baru-baru ini.
Setelah koneksi ke arah Palembang (Selatan) mulai terlihat titik terangnya, pemerintah kini menatap serius kelanjutan proyek ke arah Utara, yaitu Tol Jambi–Rengat.
Baca juga: Daftar Rest Area Jalan Tol Trans Sumatera Dapat Diskon 50 Persen Sewa Tenant
Baca juga: Kejamnya Briptu Rizka Aniaya Brigadir Esco Sang Suami hingga Tewas Gegara Uang Remon
Ruas sepanjang 198,13 km ini merupakan bagian dari JTTS Tahap II yang akan menjadi "jembatan" utama menuju Provinsi Riau.
Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Tol Jambi–Rengat dirancang bukan sekadar jalan lintas, melainkan penggerak ekonomi regional.
Ruas ini akan membuka akses langsung ke kawasan industri di sekitar Sungai Enok yang menjadi pusat aktivitas sektor kelapa sawit dan perikanan.
Dengan adanya tol, biaya logistik dari area perkebunan menuju pelabuhan atau pusat distribusi di Riau dapat dipangkas secara signifikan.
Akses Wisata dan Konservasi
Satu poin menarik dari rencana Tol Jambi-Rengat adalah kemampuannya membuka isolasi akses menuju destinasi wisata bersejarah dunia dan kawasan konservasi.
Wisatawan nantinya akan lebih mudah menjangkau:
Pihak Hutama Karya memastikan bahwa meskipun mengejar kecepatan, pembangunan ruas ini tetap akan menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial.
Termasuk penyediaan fasilitas overpass bagi mobilitas warga sekitar dan penyediaan ruang bagi UMKM lokal di setiap rest area mendatang.
Baca juga: THR Lebaran 2026 Cair Tanggal Berapa? Cek Jadwal dan Cara Hitungnya
Baca juga: Karma Oknum TNI Peras Mantan Pacar Pakai Rekaman VCS, Modus Diiming-imingi Jadi Ibu Persit
Baca juga: Jadwal Pembayaran THR PNS dan Karyawan Swasta pada Lebaran 2026
Baca juga: Wanita ini Viral Gegara Video Pribadi Air Mancur Dalam Mobil, Waspada Tautan Phishing