TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Operasi pemadaman darat di lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthutla) di Desa Sungai Upih, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau masih berlangsung hingga Rabu (11/2/2026).
Api Karhutla masih membara di Desa Sungai Upih hingga ke Desa Teluk Beringin, Kuala Kampar.
Upaya pemadaman sudah berlangsung satu pekan lebih sejak titik api terdeteksi.
Personil gabungan masih berjibaku menjinakan si jago merah dan menghilangkan asap.
"Sebagian tim hari ini sudah bergeser ke Desa Teluk Beringin memadamkan api. Agar tidak meluas ke wilayah itu" ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pelalawan, Indra Putra kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (11/2/2026).
Baca juga: Satu Titik Api Terdeteksi di Rohul, BPBD Rohul Sebut Lokasi Ada di Komplek PKS
Baca juga: Hotspot Riau Meroket 251 Titik Hari Ini, Bengkalis dan Pelalawan Menyala
Dikatakannya, titik api berpindah-pindah selama proses pemadaman.
Kondisi itu akibat angin kencang yang berhembus di lokasi kebakaran.
Areal yang sebelumnya telah berhasil dipadamkan dan dilanjutkan pendinginan, kembali menyala karena ditiup angin kencang.
Fenomena itu terus berulang dan menyulitkan proses pemadaman.
"Asap juga semakin tebal saat angin kencang datang. Penglihatan petugas jadi terganggu. Makanya diupayakan pemutusan kepala api, supaya tak menyebar," tandas Indra Putra.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si menyampaikan, pihaknya kembali mengirim bantuan personil ke Desa Sungai Upih untuk penebalan petugas penanggulangan Karhutla di lokasi. Sehingga upaya pemadaman lebih intensif dan efektif.
"Ada 16 orang personil yang dikirim kemarin, gabungan BPBD Pelalawan dan Provinsi Riau. Hari ini sudah tiba di lokasi," ujar Zulfan.
Ia merincikan, sebanyak 4 personil dari BPBD Pelalawan dan 12 orang kiriman dari BPBD Riau.
Mereka juga membawa peralatan lengkap Damkar yang akan menunjang operasi pemadaman darat di Desa Sungai Upih.
( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung )