Kawanan Tawon Vespa Ngamuk, Danru Damkar Kota Kediri Disengat Masuk Rumah Sakit
Wiwit Purwanto February 11, 2026 07:32 PM

SURYA.co.id KEDIRI - Insiden sengatan tawon vespa menimpa seorang personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kediri saat menjalankan tugas evakuasi sarang tawon di rumah warga. 

Petugas bernama Achmad Arvan Fauzi itu harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami reaksi serius akibat sengatan di bagian wajah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, (8/2/2026) di wilayah Kelurahan Tinalan. Saat itu, Arvan yang bertugas sebagai komandan Regu IV tengah memimpin penanganan sarang tawon vespa yang dilaporkan warga karena membahayakan lingkungan sekitar.

Evakuasi Sarang Tawon Vespa

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Kediri Dhany Adi Projo menjelaskan, proses evakuasi berlangsung dalam situasi yang cukup berisiko. 

Tawon vespa dikenal agresif dan dapat menyerang berkelompok ketika sarangnya diganggu.

Baca juga: Disengat Tawon Vespa Beresiko Stroke, Tapi Pengobatan Anggota Damkar Tulungagung Tak Ditanggung BPJS

"Pada saat penanganan, Bapak Achmad Arvan tersengat tawon vespa di bagian bawah mata. Sengatan itu membuat beliau langsung tersungkur karena kesakitan," kata Dhany, Rabu (11/2/2026).

Dhany menambahkan, saat kejadian korban belum sempat mengenakan alat pelindung diri secara lengkap. 

Kondisi itu membuat sengatan tawon mengenai area yang cukup sensitif dan memicu reaksi berat.

"Saat itu beliau belum sempat memakai alat pelindung diri. Setelah tersengat, Bapak Achmad Arvan sempat kejang-kejang hingga tidak sadarkan diri di lokasi," jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, rekan satu tim segera melakukan evakuasi darurat. Petugas lain langsung membawa Arvan ke RS Baptis Kediri sekitar pukul 14.30 WIB untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Baca juga: Nasib Apes Mursalih Warga Sumut, Tewas Usai Diserang Tawon Hitam

"Rekan kerja langsung bergerak cepat membawa korban ke rumah sakit agar segera mendapat perawatan. Penanganan cepat ini penting untuk menghindari dampak yang lebih fatal," terang Dhany.

Peristiwa ini kembali mengingatkan tingginya risiko yang dihadapi personel Damkar, tidak hanya saat menangani kebakaran, tetapi juga ketika melakukan evakuasi hewan berbahaya seperti tawon vespa yang kerap meresahkan warga.

Pihak Damkar Kota Kediri menyatakan akan terus melakukan evaluasi terkait prosedur keselamatan dan kelengkapan alat pelindung diri, agar insiden serupa dapat diminimalkan serta keselamatan petugas di lapangan tetap menjadi prioritas utama.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menjenguk personel Damkar Kota Kediri yang tersengat tawon vespa saat menjalankan tugas tersebut.

Vinanda menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan dukungan moril kepada personel yang terluka. 

Menurutnya, tugas pemadam kebakaran memiliki risiko tinggi, sehingga keselamatan petugas harus menjadi perhatian utama. 

"Saya datang untuk memastikan kondisi Bapak Achmad Arvan dan memberikan semangat agar segera pulih. Mereka adalah garda terdepan dalam melayani masyarakat, sering kali harus menghadapi situasi berbahaya," ujarnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.