Tata Maulana Selesai Lebih Cepat, Plt Gubernur dan Sekda Masih Diperiksa KPK Hingga Sore
M Iqbal February 11, 2026 10:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sebanyak 16 orang untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau (Gubri) non aktif, Abdul Wahid.

Pemeriksaan dilakukan di kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jalan Sudirman Pekanbaru Rabu (11/2/2026).

Juru bicara KPK Budi Prasetyo merincikan, para saksi yang diperiksa yakni SF Hariyanto, PJ Gubri.

Kemudian Ajudan Gubernur Riau, Marjani, Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, Plt Kepala Bappeda Riau, Purnama Irawansyah, Swasta, Hatta Said, Swasta atau TA Gubernur Riau, Tata Maulana, Kepala UPT, Khairil Anwar, Sekda Riau, Syahrial Abdi, Plt Kadis PUPR Pemprov Riau, Thomas Larfo.

Selanjutnya Swasta, Fauzan Kurniawan, Sekdis PUPR Riau, Ferry Yunanda, Eks Kepala UPT Wilayah II Dinas PUPR Riau, Ardi Irfandi, Kepala UPT Wilayah III Dinas PUPR PKPP Riau, Eri Ikhsan, Kepala UPT Wilayah IV Dinas PUPR PKPP Riau, Ludfi Hardi, Kepala UPT Wilayah V Dinas Provinsi Riau, Basharuddin, dan Kepala UPT Wilayah VI Dinas PUPR PKPP Riau, Rio Andriadi Putra.

Menurut keterangan petugas pengamanan di pos BPKP, para terperiksa itu sudah mulai berdatangan sejak pagi sekira pukul 9.00 WIB di kantor BPKP.

Para saksi ini datang kebanyakan diantar kendaraan dari luar kantor, ada yang berjalan kaki masuk pagar kantor BPKP, ada yang diantar pakai ojek online tiba di gerbang BPKP.

"Ada yang jalan kaki. Ada yang gunakan ojek online juga tadi. Pokoknya ramai dari pagi, pemeriksaannya," ujar seorang petugas pengamanan yang berjaga, Angga bercerita kepada tribunpekanbaru.com .

Orang kepercayaan Abdul Wahid, Tata Maulana saat ditemui di kantor BPKB mengaku sudah diperiksa sejak pagi dan selesai diperiksa sejak ashar. Namun dirinya kembali lagi karena masih ada yang perlu diantarkan berkasnya.

"Tadi sudah selesai, cuma ini masih ada yang perlu diantarkan lagi, makanya balik kesini,"ujar Tata Maulana.

Tata Maulana juga menjelaskan, Plt Gubernur SF Hariyanto dan Sekda Provinsi Riau Syahrial Abdi hingga pukul 17.30 WIB masih menjalani pemeriksaan di BPKP.

"Pak Plt Gubernur dan Pak Sekda masih sama KPK diatas," ujarnya.

Hanya saja, menurut Tata Maulana, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto tidak hadir di kantor BPKP. Kemungkinan meminta penjadwalan ulang untuk pemeriksaan.

"Bang Ade sepertinya minta penjadwalan ulang. Tidak nampak hari ini," ujar Tata Maulana

(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.