Dies Natalis ke-76, GMKI Bicara Upaya Memperkuat Keutuhan Bangsa
Wahyu Aji February 12, 2026 01:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – 
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menandai usia ke-76 tahun dengan pesan bangkit, bertransformasi, dan tetap setia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  

Pesan itu mengemuka dalam Perayaan Dies Natalis ke-76 GMKI yang digelar di Yogyakarta, di bawah kepemimpinan Pengurus Pusat (PP) GMKI Masa Bakti 2025–2027 yang dipimpin Ketua Umum Prima Surbakti dan Sekretaris Umum Jessica Esther Warouw. 

Sejumlah tokoh nasional dan daerah hadir dalam acara syukur tersebut, di antaranya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakabaintelkam Mabes Polri Irjen Pol Nanang Rudi Supriatna, Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, Ketua Umum BKS PGI-GMKI Firman Jaya Daeli, Sekjen PNPS GMKI Jeirry Sumampouw, Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami, jajaran DPP dan DPD GAMKI, serta perwakilan organisasi Cipayung. 

Dalam sambutannya, Prima Surbakti menegaskan bahwa Dies Natalis ke-76 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum konsolidasi dan kebangkitan besar GMKI. 

“Kita berkumpul dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, mengenang 76 tahun perjalanan GMKI sekaligus menatap masa depan. Masa depan adalah milik GMKI,” ujar Prima ditulis, Rabu (11/2/2026). 

Prima menegaskan, sejak berdiri, GMKI memposisikan diri sebagai rumah doa dan rumah talenta—ruang kaderisasi spiritual, intelektual, dan kepemimpinan untuk melahirkan pemimpin berintegritas yang setia pada nilai profetik, gereja, dan cita-cita kemerdekaan bangsa. 

Ia tak menutup mata terhadap dinamika internal yang pernah melanda GMKI, mulai dari perpecahan, degradasi kaderisasi, hingga menurunnya kepercayaan publik. 

Namun menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi pelajaran penting. 

“PP GMKI 2025–2027 hadir dengan prinsip bahwa hikmat adalah napas organisasi dan keutuhan adalah yang utama. Kami membawa gagasan besar Masa Depan Milik GMKI (GMKI’s Future),” ujarnya. 

Prima menjelaskan, arah kepemimpinannya menekankan transformasi organisasi yang transparan, efisien, dan berdampak.  

Model kepemimpinan kolektif-kolegial diterapkan dengan menempatkan moralitas sebagai fondasi utama. 

Salah satu simbol kebangkitan GMKI, lanjut Prima, adalah revitalisasi Sekretariat PP GMKI di Salemba yang dinilai sebagai penegasan harga diri dan martabat organisasi. 

Tak hanya di internal, GMKI juga memperkuat kontribusi nyata bagi kader dan masyarakat. Di bidang pendidikan, PP GMKI menggandeng sejumlah perguruan tinggi dan mitra strategis untuk mendistribusikan beasiswa kepada sekitar 800 kader GMKI di seluruh Indonesia. 

Di tengah tingginya angka pengangguran sarjana, GMKI m membuka kerja sama dengan berbagai perusahaan guna menciptakan akses lapangan kerja bagi kader. 

Dalam tata kelola organisasi, Prima menyebut pihainya mengembangkan platform digital superweb sebagai pusat data dan ekosistem organisasi untuk mendorong manajemen yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan. 

GMKI juga aktif dalam aksi kemanusiaan, termasuk saat bencana ekologis di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan menyalurkan bantuan langsung dan membangun solidaritas kader di lapangan. 

Prima pun mengajak seluruh civitas GMKI untuk tidak melupakan jasa para pendiri organisasi, termasuk tokoh nasional Johanes Leimena, serta para fungsionaris lintas generasi yang telah mengabdikan diri bagi GMKI. 

Ke depan, ia memastikan GMKI akan terus memperkuat doktrin organisasi, penataan kelembagaan, serta kaderisasi berbasis digital learning agar berjalan merata dan adil di seluruh Indonesia. 

“GMKI harus tetap setia pada nilai oikumenis dan nasionalisme, menjunjung supremasi hukum, menolak paham anti-demokrasi, serta berdiri teguh menjaga keutuhan NKRI,” kata Prima. 

Perayaan Dies Natalis ke-76 GMKI ditutup dengan seruan kebersamaan dan komitmen untuk terus membangun GMKI sebagai rumah doa dan rumah talenta bagi generasi muda Kristen Indonesia. 

“Jangan lelah mencintai GMKI. Tinggilah iman kita, tinggilah ilmu kita, tinggilah pengabdian kita. Ut Omnes Unum Sint,” kata Prima.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.