Perkuat Kepercaayaan Terhadap Produk Lokal, 100 Pelaku Usaha di Medan Terima Sertifikasi Halal
Truly Okto Hasudungan Purba February 12, 2026 02:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Rico Waas menyerahkan sertifikat halal dan Sertifikat Produk Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) kepada 100 pelaku UMKM binaan Komunitas Muslimah Sah-Rizki, di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Selasa (10/2).

Rico menilai sertifikasi halal dan SPP-IRT merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas pasar produk UMKM. “Label halal bukan hanya kewajiban, tetapi juga daya tarik yang membuka captive market lebih luas,” ujarnya, Selasa (10/2)..

Menurut Rico, penguatan UMKM menjadi kunci ketahanan ekonomi keluarga sekaligus perekonomian daerah. Ia menegaskan, UMKM saat ini bukan lagi sekadar usaha kecil, melainkan pengusaha mandiri yang berperan penting menjaga stabilitas ekonomi di tengah meningkatnya kebutuhan hidup.

“UMKM ini pejuang. Banyak yang memulai dari rumah, dari dapur, dengan modal sendiri. Namun dengan konsistensi, hasilnya bisa melampaui penghasilan bulanan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, produk yang telah bersertifikat halal akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen. Hal ini dinilai mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap produk UMKM lokal.

Selain aspek legalitas, Rico juga mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas melalui digitalisasi. Ia meminta para pelaku usaha memanfaatkan media sosial dan marketplace agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca juga: Warga Sunggal Keluhkan TPA Diduga Ilegal Sudah Beroperasi 40 Tahun

“UMKM harus go digital. Jangan hanya berjualan secara offline, tetapi manfaatkan Instagram, TikTok, dan marketplace,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Citra Effendi Capah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Surya Syahputra Pulungan, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) H.T. Chairuniza.

Rico menambahkan, penguatan UMKM tidak boleh bersifat seremonial semata. Diperlukan forum diskusi dan rembuk bersama agar para pelaku usaha dapat saling berbagi pengalaman, strategi, serta solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi.

Pemko Medan, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung UMKM melalui pendampingan, pelatihan, kemudahan perizinan, hingga penguatan akses pemasaran guna mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing. (dyk/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.