TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Relokasi warga korban erupsi gunung Ruang di Tagulandang, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara mulai dilakukan.
Mereka dipindahkan ke Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur, Bolaang Mongondow Selatan.
Jarak antara Tagulandang Kabupaten Kepulauan Sitaro ke Pinolosian mencapi sekitar 250 kilometer.
Baca juga: Korban Erupsi Gunung Ruang Sitaro Pindah ke Bolsel, Akademisi Minta Pemerintah Perhatikan Hal Ini
Ada yang sudah sampai di Desa Modisi Rabu 11 Januari 2026.
Hunian untuk mereka sudah selesai dikerjakan.
Sebanyak 281 warga Pulau Ruang, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, yang terdampak erupsi Gunung Ruang, tiba di Pelabuhan Torosik, Kecamatan Pinolosian Timur, Rabu 11 Januari 2026.
Rombongan merupakan kloter pertama relokasi permanen yang akan menempati hunian tetap di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur.
Mereka diberangkatkan dari Pelabuhan Bitung pada Senin 9 Januari 2026 menggunakan dua kapal feri, masing-masing mengangkut 170 dan 111 penumpang.
Kedatangan warga tersebut disambut langsung Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid bersama para pejabat tinggi pratama, unsur TNI-Polri, serta pemerintah kecamatan dan desa setempat.
Dalam momen ini, Wabup Deddy menyampaikan rasa syukur atas tibanya warga Pulau Ruang yang kini akan menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Bolsel.
“Kami bersyukur atas kedatangan saudara-saudara kita dari Pulau Ruang yang kini akan bergabung dan hidup bersama masyarakat Bolsel," kata dia.
"Insya Allah mereka dapat beradaptasi, hidup rukun, serta ikut mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Sosok egaliter ini menegaskan bahwa rumah hunian tetap yang disediakan telah dilengkapi dengan sertifikat kepemilikan, sehingga memberikan kepastian hukum bagi para warga yang direlokasi.
“Mereka pindah secara permanen dan akan memulai kehidupan baru, termasuk mencari pekerjaan dan penghidupan," tegasnya.
"Untuk itu dibutuhkan dukungan bersama dari pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah agar proses adaptasi berjalan baik,” tuturnya.
“Pemerintah daerah siap memfasilitasi agar saudara-saudara kita dapat beradaptasi dan memulai kehidupan baru dengan baik di Bolsel,” kata duet sehati Bupati Iskandar Kamaru ini.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Lainpatehi Pulau Ruang, Ansena Tamasini mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, dan Pemkab Bolsel atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah menyediakan rumah untuk kami, dan kepada Pemda Bolsel yang menyambut kami dengan penuh antusias dan kepedulian,” ujarnya. (NIE)