Daftar 10 Nama Bayi Paling Populer di Kota Jambi Setahun Terakhir
asto s February 12, 2026 10:11 AM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berikut ini daftar nama bayi terpopuler di Kota Jambi selama setahun terakhir yang terdaftar di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jambi. 

Secara keseluruhan, jumlah kelahiran yang tercatat di Disdukcapil Kota Jambi sepanjang 2025 mencapai 13.811 bayi. 

Urutan pertama, Muhammad menjadi nama yang terbanyak disematkan untuk bayi di Kota Jambi sepanjang 2025. Ada 1.576 bayi, atau lebih dari 10 persen kelahiran, menggunakan nama Muhammad.

"Penggunaan nama Muhammad itu lebih dari sepuluh persen dari total kelahiran tahun kemarin. Ada yang untuk nama depan, tengah, ada unsur Muhammad," kata Nirwan, Kepala Disdukcapil Kota Jambi. 

Selain Muhammad, beberapa nama lain juga masuk dalam daftar favorit orang tua. 

Nama Rayyan diberikan untuk 85 bayi, disusul Arakan 75 bayi, Arshaka 71 bayi, dan Kenzi 68 bayi.

Sementara untuk bayi perempuan, nama Jennaira menempati posisi teratas.  Sepanjang 2025, tercatat ada 102 bayi perempuan mendapat nama Jennaira. 

Di urutan berikutnya nama Annisa dengan 95 bayi, Shanum 87 bayi, Hanna 57 bayi, serta Almahumyra 48 bayi.

Menurut Nirwan, dominasi nama bernuansa Islami di Kota Jambi masih kuat, terutama untuk bayi laki-laki. "Tren pemberian nama anak masih sangat dipengaruhi nilai-nilai religi yang kuat di tengah masyarakat," ujarnya.

"Nama bayi selama ini dipengaruhi beberapa faktor. Semisal faktor religi dan kedekatan dengan nilai keagamaan keluarga, figur, tren, dan lain-lain" lanjutnya..

Meski demikian, menurutnya, tren nama juga mulai dipengaruhi dunia hiburan. Tokoh film, sinetron, hingga figur publik kerap menjadi inspirasi bagi orang tua dalam menamai anak mereka.

“Dunia hiburan seperti film dan sinetron juga memberi pengaruh dalam pemberian nama anak,” katanya.

Nirwan juga mengungkapkan ada nama-nama bernuansa budaya lokal atau kedaerahan kini semakin jarang digunakan. 

Nama-nama yang sempat populer pada era 1980-an hampir tidak ditemukan lagi dalam data pencatatan kelahiran 2025. Semisal Selamet, Asep, Lestari, Bambang, dan lain sebagainya.

Belum Ada Nama Unik atau Nyeleneh

Disdukcapil Kota Jambi juga tidak menemukan nama bayi yang tergolong unik atau nyeleneh, seperti yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. 

"Mayoritas orang tua memilih nama modern, kekinian, dan tetap bernuansa religi, demikian," tutur Nirwan. 

Bayi Laki-laki

1. Muhammad 1.576 bayi

2. Rayyan 85 bayi

3. Arakan 75 bayi

4. Arshaka 71 bayi

5. Kenzi 68 bayi

Bayi Perempuan

1. Jennaira 102 bayi

2. Annisa 95 bayi

3. Shanum 87 bayi

4. Hanna 57 bayi

5. Almahumyra 48 bayi

Perubahan Setahun Terakhir

Setehun sebelumnya, selama Januari 2024 hingga Mei 2025, Kenzo dan Allesa atau Alesa menjadi nama bayi terpopuler di Kota Jambi.

"Kenzo untuk nama anak berkelamin laki-laki. Kalau anak berkelamin perempuan banyak mengunakan nama Allesa," ujar Nirwan Ilyas.

Pada periode itu, ada sekira 1.000 nama bayi laki-laki yang menggunakan unsur Kenzo, sementara untuk bayi perempuan, nama terpopuler adalah Allesa dengan jumlah yang hampir sama. "Jumlah seribuan itu bukan angka pastinya ya," lanjutnya.

Di luar dua nama yang spesifik tersebut, Muhammad juga menjadi nama bayi paling banyak di Kota Jambi. Ada lebih dari 2.000 bayi yang lahir pada tahun itu mendapat nama Muhammad.

Padu dan Rangkai Nama

Penggunaan nama Kenzo. Allesa, dan Muhammad, tidak berdiri sendiri. Ada yang digunakan untuk nama depan, nama tengah dan nama belakang.

"Untuk nama Kenzo, Allesa dan Muhammad tersebut tidak berdiri sendiri, ya. Ada nama pendampingnya. Misalnya, ada yang menamakan anaknya Muhammad Kenzo," ungkap Nirwan.

Lantas mengapa banyak orang tua yang memberikan nama Kenzo dan Allesa?

Nirwan menduga pemberian nama Kenzo dan Allesa karena pengaruh tayangan drama televisi dan media sosial.

Penelurusan Tribun Jambi, selama beberapa tahun terakhir ada beberapa tayangan televisi yang dibintangi aktor Kenzo Defras. Semisal "Anak Sekolahan", "IPA & IPS" sebagai Aldino. 

Selain itu, artis Baim Wong dan Paula Verhoven (pasangan itu sekarang sudah berpisah), memiliki anak kedua yang memiliki nama Kenzo Eldrago Wong.

Nama Kenzo dan Allesa, menurut Nirwan, cukup kekinian dan tidak merujuk pada nama berlatar belakang barat, timur tengah maupun Asia timur.

Sementara itu, pengunaan nama Muhammad sebagai nama depan, sudah berlangsung cukup lama.

"Hal ini (penggunaan nama Muhammad) menjadi wajar, karena mayoritas penduduk Kota Jambi beragama Islam dan nama Muhammad adalan nama nabi," ujarnya.

Arti Kenzo dan Allesa

Penelusuran Tribun dari beberapa sumber di internet, nama Kenzo berasal dari bahasa Jepang dan memiliki arti sehat dan bijaksana. Nama ini terdiri dari dua suku kata, "ken" yang berarti bijaksana dan "zo" yang berarti tiga. 

Secara umum, nama Kenzo juga memiliki arti yang positif, seperti kerendahan hati, kecerdasan, kekuatan, dan keindahan. Secara keseluruhan, nama Kenzo adalah nama yang baik dan positif, yang dapat melambangkan sifat-sifat baik seperti kebijaksanaan, kecerdasan, kesehatan, kekuatan, dan keindahan. 

Sementara itu, nama Alesa memiliki arti "anggun dan mulia" atau "kebangsawanan, keluhuran, pembela, penolong". Nama ini sering dikaitkan dengan kedudukan tinggi dan keanggunan. 

Penggunaan nama ini ada beberapa variasi, seperti Alesa, Alesha.

Dalam Islam, Alesha bisa menjadi pilihan nama bernuansa Islami untuk anak perempuan. 

Alesia juga menjadi alternatif nama yang indah untuk Alicia dan Alice, Alesia juga memiliki arti kebangsawanan, keluhuran, pembela, dan penolong. 

Pasangan muda di Kota Jambi, Faisal (27) dan Rahmi (25), yang melahirkan anaknya pada Agustus 2025, menuturkan memilih nama Faiq untuk anaknya. Mereka ingin ada unsur religius dalam nama anaknya.

"Karena nama Faiq artinya bagus unggul. Ya, harapannya biar nanti ke depannya menjadi manusia yang baik dalam segala hal," tuturnya.

Sebelum memutuskan nama, pasangan itu sepakat ada unsur religius di sana. "Awalnya ada pilihan Igbal dan Faiq. Setelah itu kami berdiskusi hingga menetapkan hati memilih nama Faiq. Mungkin karena bapaknya huruf depan F, jadi anaknya F juga," ujar Faisal sembari tertawa.

Dua keluarga besarnya, kata Faisal, termasuk demokratis dan bebas dalam hal penentuan nama. Namun, orangtuanya berpesan bahwa nama anak merupakan cerminan masa depan nantinya, jadi harus benar-benar diperhatikan. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Baca juga: Karyawan PT di Tanjabtim Ditikam Rekan Kerjanya, Bermula Cekcok dan Bertengkar

Baca juga: Disebut di Sidang Korupsi Alat Praktik SMK, Gubernur Al Haris Bantah

Baca juga: Kemensos Nonaktifkan Sekitar 900 Penerima PBI Tebo, Warga Bisa Ajukan Aktivasi Ulang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.