Mualem dan Dek Fadh Ucapkan Terima Kasih ke Presiden
mufti February 12, 2026 12:03 PM

Kami Pemerintah Aceh serta seluruh masyarakat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo. Fadhlullah, Wakil Gubernur Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas penyaluran dana bantuan kemasyarakatan untuk pembelian sapi meugang bagi masyarakat di 19 kabupaten/kota terdampak bencana hidrometeorologi dan gempa di Aceh.

Mualem menegaskan bahwa bantuan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan yang telah ia sampaikan langsung kepada Presiden maupun sejumlah pejabat pusat. “Alhamdulillah, Bapak Presiden merespons dengan cepat permintaan masyarakat Aceh. Bantuan dana untuk pembelian sapi meugang telah ditransfer langsung ke daerah. Atas nama Pemerintah dan rakyat Aceh, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden,” ujar Mualem, Rabu (11/2/2026).

Ia menambahkan, tradisi meugang adalah bagian penting dari budaya Aceh, terutama menjelang Ramadhan. “Momentum meugang merupakan tradisi yang sangat kuat di kalangan masyarakat Aceh. Setelah melihat langsung tingkat kerusakan akibat bencana yang cukup parah serta mempertimbangkan bahwa momentum meugang dan Ramadhan kian dekat, saya segera berinisiatif menyampaikan permohonan bantuan kepada pemerintah pusat agar masyarakat Aceh tetap dapat menyambut Ramadhan seperti biasa,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi meugang, dan dananya telah ditransfer hari ini. Kami Pemerintah Aceh serta seluruh masyarakat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo,” kata Dek Fadh, Selasa malam (10/2/2026).

Dana bantuan senilai Rp 72,75 miliar itu ditransfer melalui Sekretariat Presiden ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing kabupaten/kota terdampak. Dek Fadh menegaskan agar para bupati dan wali kota segera menindaklanjuti bantuan tersebut dengan pembelian sapi sesuai alokasi dana, serta memastikan distribusi dilakukan secara merata, tertib, dan tepat sasaran. “Para kepala daerah harus bertanggung jawab penuh terhadap distribusi bantuan, dengan prioritas kepada warga terdampak bencana dan masyarakat di lokasi pengungsian. Penyaluran bantuan ditargetkan rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah kabupaten/kota diwajibkan menyampaikan dokumentasi berupa foto atau video serta laporan singkat realisasi bantuan kepada Biro Isra Sekretariat Daerah Aceh, paling lambat tiga hari setelah Ramadhan, untuk kemudian dilaporkan kepada Presiden.

Adapun 19 kabupaten/kota penerima bantuan meliputi

  • Lhokseumawe
  • Aceh Tamiang
  • Pidie Jaya
  • Aceh Timur
  • Bireuen
  • Langsa
  • Aceh Utara
  • Aceh Barat
  • Pidie
  • Aceh Tengah
  • Bener Meriah
  • Gayo Lues
  • Aceh Tenggara
  • Aceh Singkil
  • Subulussalam
  • Aceh Besar
  • Nagan Raya
  • Aceh Selatan
  • Simeulue.

Mualem berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana sekaligus menghadirkan kebahagiaan dalam menyambut tradisi meugang dan bulan suci Ramadhan. “Modal terbesar kita adalah semangat kebersamaan. Dengan bantuan ini, masyarakat Aceh bisa tetap merasakan suasana meugang meski baru saja dilanda bencana,” pungkasnya.

Dek Fadh menambahkan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran negara. “Kami percaya, bantuan ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bukti bahwa negara hadir untuk membantu warga yang terdampak bencana, terutama dalam menyambut tradisi meugang dan Ramadhan,” ujarnya.(sak)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.