Kecelakaan Beruntun Tol Jagorawi: Polisi Ungkap Tindakan Tak Wajar Sopir, 7 Kendaraan Ringsek
Wahyu Septiana February 12, 2026 12:07 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di Underpass Tol Jagorawi KM 47 arah Ciawi menuju Jakarta akhirnya menemukan titik terang.

Hasil penyelidikan kepolisian menyimpulkan insiden tersebut dipicu tindakan tak wajar sopir.

Pengemudi truk tractor head disebut tidak mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota AKP Robby Rachman menjelaskan, sopir truk berinisial E mengaku tidak melihat adanya antrean kendaraan di jalur satu.

Padahal, saat itu enam kendaraan tengah berhenti karena adanya aktivitas pekerjaan proyek di bahu jalan terowongan.

Menurut Robby, pengemudi sebenarnya sempat berupaya mengerem ketika menyadari situasi di depannya.

Namun kondisi jalan yang menurun disertai sedikit tikungan membuat jarak pengereman tidak cukup untuk menghentikan kendaraan berat tersebut.

“Di lokasi ditemukan bekas pengereman, artinya ada usaha menghindar," ujar Robby dikutip dari Kompas.com, Kamis (12/2/2026).

"Tetapi jaraknya sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak bisa dicegah,” jelasnya.

Benturan pertama terjadi saat bagian kanan depan truk menghantam Daihatsu Sigra, lalu kendaraan besar itu terus melaju dan menabrak bagian belakang Honda Freed.

Akibatnya, sejumlah mobil terdorong dan saling terhimpit hingga keluar jalur.

Enam kendaraan yang terdampak terdiri dari Toyota Innova, Toyota Etios, Honda Freed, Daihatsu Sigra, Nissan Evalia, serta satu kendaraan proyek.

Sebagian besar mengalami kerusakan cukup parah akibat kerasnya benturan beruntun tersebut.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.20 WIB itu sempat menimbulkan kepadatan lalu lintas di lokasi.

Meski demikian, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, dan seluruh pihak yang terlibat kini masih menjalani proses penanganan di Unit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota.

Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jazuli, menambahkan bahwa truk datang dari arah belakang dengan kecepatan yang tidak mampu dikendalikan saat mendapati kendaraan berhenti.

Sopir kemudian mencoba menghindar ke kanan, tetapi justru menabrak kendaraan lain yang berada di bahu jalan.

Saat ini penyelidikan lanjutan masih dilakukan, sementara sebagian pemilik kendaraan telah menempuh jalur mediasi untuk penyelesaian kerugian material.

Berita Lainnya

  • Baca juga: Pramono Sentil Pemkot Depok Soal Antrean Transjabodetabek: Jangan Semuanya Dibebankan ke Jakarta
  • Baca juga: Istri Mohan Hazian Malah Dukung Model Malaysia yang Bongkar DM Mesum Sang Suami
  • Baca juga: 7 Tahun Mengontrak, Puskesmas Pembantu Gedong Akhirnya Miliki Gedung Sendiri
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.