TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus dugaan pelecehan yang menyeret nama Mohan Hazian masih menjadi perbincangan publik.
Kali ini, perhatian tertuju pada sikap sang istri, Alya Putri Zayyan, yang justru memberikan dukungan kepada seorang model asal Malaysia.
Model tersebut membongkar isi pesan langsung (DM) yang diduga melecehkan dari Mohan.
Ia mengaku sebagai model freelance dari Malaysia dengan akun X @Ui2912.
Ia mengunggah tangkapan layar percakapan yang disebutnya sebagai bukti perlakuan tidak profesional dari Mohan Hazian saat mereka bekerja bersama.
"I'M A MALAYSIAN FREELANCE MODEL. THIS HAPPENED TO ME TOO. HERE’S THE PROOF," katanya.
Dia membagikan tangkapan layar isi DM dari Mohan.
"We should to open another room for rest ? (kita harus buka kamar untuk istirahat?)" tulis Mohan.
"What do you mean? open room for ? (Apa maksudmu ? Bukan kamar untuk apa?" balas model.
Dalam tangkapan layar tersebut, Mohan diduga mengajak sang model membuka kamar hotel dengan alasan untuk beristirahat.
Percakapan itu juga disebut menggunakan fitur vanish mode di Instagram.
Fitur itu berfungsi di mana pesan akan terhapus otomatis setelah dibaca.
Model itu mengaku merasa sangat tidak nyaman dengan ajakan tersebut.
Ia lalu mengonfrontasi Mohan lewat pesan panjang yang menegaskan bahwa sikap itu tidak pantas dan tidak profesional.
"Hai Mohan, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan.
Aku merasa tidak nyaman dengan caramu mengajakku minum hanya berdua saja, juga menggunakan vanish mode di IG untuk bertanya apakah sebaiknya buka kamar untuk istirahat.
Menanggapi konfrontasi tersebut, Mohan disebut membalas dengan permintaan maaf.
“Aku agak mabuk tadi malam, aku benar-benar minta maaf. Tidak bermaksud membuatmu tidak nyaman,” tulis Mohan dalam balasannya.
Yang mengejutkan publik, unggahan model itu justru mendapat respons langsung dari istri Mohan, Alya Putri Zayyan.
Alya menuliskan komentar singkat namun penuh makna.
"You’re a good woman 🙏," tulis Alya.
Komentar tersebut langsung menjadi perbincangan warganet.
Banyak yang menilai sikap Alya menunjukkan empati kepada korban, meski kasus itu menyeret nama suaminya sendiri.
Mohan Hazian menyampaikan permintaan maaf terbuka atas tindakan tidak pantas yang dilakukannya terhadap talent yang pernah bekerja sama dengan Thanksinsomnia.
Pernyataan tersebut disampaikan Mohan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (11/2/2026) malam.
Dalam klarifikasinya, Mohan mengakui kesalahan dan menyebut tindakannya tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
“Pada kesempatan kali ini saya, Mohan Hazian, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakan tidak pantas yang telah saya lakukan terhadap model atau talent yang pernah bekerja sama dengan brand milik saya,” tulis Mohan dikutip pada Kamis (12/2/2026).
Ia menyadari perbuatannya telah melanggar batas profesional dan ranah pribadi, serta menimbulkan luka dan dampak bagi sejumlah pihak, termasuk karyawan di perusahaan yang ia pimpin.
Mohan menegaskan menerima tanggung jawab penuh tanpa menyalahkan pihak lain.
"Saya menghormati sepenuhnya hak dan langkah yang akan diambil oleh pihak terkait," ujarnya.
Dalam pernyataan yang sama, Mohan meminta masyarakat tidak melibatkan para karyawan Thanksinsomnia karena menurutnya hal itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi.
Sebagai konsekuensi atas tindakannya, Mohan menyatakan mundur dari Thanksinsomnia.
“Sebagai konsekuensi langsung dari tindakan yang saya lakukan, saya dengan ini menyatakan mengundurkan diri dari seluruh jabatan, peran profesional, dan keterlibatan publik yang saya emban saat ini di Thanksinsomnia,” tulisnya.
Ia juga menyebut akan menjalani evaluasi diri dan pendampingan profesional sebagai bentuk tanggung jawab agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.
Mohan menutup pernyataannya dengan menyampaikan penyesalan mendalam atas dampak yang ditimbulkan dan kembali meminta maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan.
Sebagaimana diketahui, Mohan Hazian terseret kasus dugaan kekerasan seksual yang bermula dari unggahan akun @aarummanis di X.
Ia menceritakan pengalaman tak menyenangkan saat menjadi talent photoshoot dan videoshoot brand yang diduga milik Mohan Hazian.