Jam Belajar Dipangkas Selama Ramadan, Disdikbud Batang Hari Atur Libur dan Pesantren Kilat
Heri Prihartono February 12, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang Hari menetapkan penyesuaian jam belajar selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Selain itu, jadwal libur dan kegiatan keagamaan siswa juga telah dirinci.

Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdikbud Kabupaten Batang Hari, Arawan mengatakan selama Ramadan setiap jam pelajaran dikurangi lima menit.

" Untuk jam pelajaran selama Ramadan, setiap mata pelajaran dikurangi lima menit, artinya dari 35 menit menjadi 30 menit," katanya,  Kamis (12/2/2026).

Sementara itu, jam masuk kerja guru dan tenaga kependidikan mengikuti ketentuan jam kerja Pemerintah Kabupaten Batang Hari.

" Untuk guru dan tenaga kependidikan, jam masuk kerja mengikuti jam Pemerintah Kabupaten Batang Hari," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebelum memasuki Ramadan, siswa akan menjalani libur awal Ramadan pada 18 hingga 21 Februari 2026. 

Sebelumnya, pada 17 Februari 2026 ditetapkan sebagai libur Tahun Baru Imlek.

Setelah libur awal Ramadan, kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung pada 23 Februari hingga 10 Maret 2026.

Kemudian, pada 11 hingga 13 Maret 2026, seluruh satuan pendidikan melaksanakan kegiatan pesantren kilat di sekolah masing-masing.

" Pesantren kilat ini dikuatkan pada pembinaan nilai-nilai mental anak, seperti tadarusan dan kegiatan keagamaan lainnya yang disusun sesuai program satuan pendidikan nasional," jelasnya.

Ia juga mengimbau para orang tua untuk berperan aktif dalam membimbing anak selama Ramadan.

Pihaknya berharap wali murid dapat mendampingi anak-anak dalam meningkatkan nilai religius, seperti menjalankan ibadah puasa dan mengawasi pelaksanaan salat lima waktu.

" Kami mengimbau bapak dan ibu wali murid untuk bersama-sama mendampingi anak-anak dalam meningkatkan nilai-nilai religi melalui kegiatan puasa dan pengawasan salat lima waktu," jelasnya. 

Selain itu, siswa juga diarahkan untuk membuat jurnal kegiatan selama bulan suci Ramadan sebagai bagian dari pembinaan karakter.

" Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan terjadi peningkatan karakter dan nilai spiritual peserta didik selama Ramadan," pungkasnya. (Tribun Jambi.com/Khusnul Khotimah)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.