Alasan Bobon Santoso Pamit dari YouTube dan Jual Rp20 Miliar, Singgung Biaya Produksi: Enggak Nutup
Weni Wahyuny February 12, 2026 02:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Food vlogger Bobon Santoso memutuskan pamit dari Youtube-nya.

Keputusannya itu disusul dengan turut menjual akun YouTube pribadinya seharga Rp20 miliar.

Bobon merelakan kanal YouTube-nya yang sudah ia bangun sejak 2019 dengan kini 17,7 juta subscriber.

Kabar Bobon Santoso pensiun dari YouTube mencuat setelah disampaikannya melalui unggahan di Instagram pribadinya pada 5 dan 6 Februari 2026.
 
"Tahun ini saya memutuskan untuk pensiun di platform Youtube. Akun hampir 18 juta pelanggan mau saya jual Rp 20 miliar," terang Bobon.

Baca juga: Alasan Bobon Santoso Patenkan Hak Cipta Konten Masak Besar, Ancam Tempuh Jalur Hukum jika Plagiat

Tak hanya itu, Bobon Santoso juga menegaskan keseriusannya menawarkan akun YouTube tersebut kepada pihak yang berminat.

"Mau saya jual akun youtube yang hampir 18 juta pelanggan," ujar Bobon.

"20 miliar nego tipis. Ngomong-ngomong ini seriusan," tegasnya.

Keputusan Bobon Santoso pensiun dari YouTube sontak memicu beragam reaksi warganet.

Tak sedikit dari penggemarnya yag menyayangkan langkah tersebut, mengingat akun YouTube miliknya telah menjadi salah satu kanal kuliner terbesar di Indonesia.

Pada unggahan lainnya, Bobon menegaskan bahwa ia akan terus berkarya lewat masakannya.

"Youtube boleh pensiun, tapi memasak untuk masyarakat Pra-sejahtera tetap kita lakukan hingga akhir hayat.

Beban Operasional

Bobon rupanya telah mempertimbangkan dengan matang keputusannya untuk pensiun dari Youtubenya.

Bobon memaparkan secara emosional rentetan alasan di balik keputusan berat tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Bobon saat hadir sebagai tamu di podcast Deddy Corbuzier yang tayang pada Rabu, (11/2/2026).

"Saya antara sedih dan bingung, tapi mendukung," kata Deddy mengetahui keputusan Bobon.

Baca juga: Food Vlogger Bobon Santoso Ramai Dukungan usai Dikritik Buat Konten Bagi Makanan di Papua

Bobon mengaku bahwa saat ini ia berada di titik jenuh.

Ia merasa aktivitas membuat konten tidak lagi didasari oleh kebahagiaan, melainkan beban kewajiban.

"Selama ini Youtube menjadikan gue beban ya belakangan ini, karena memang gak gambar membuat sebuah konten Youtube yang panjang 15 menit ke atas, gue menciptakan pola yang menurut gue salah dan tidak mampu tumbuh baik di Indonesia, dan secara emosional juga," terang Bobon.
 
Tak hanya dari segi emosional, Bobon juga membeberkan bahwa biaya operasional untuk beberapa kontennya sangatlah besar.

Bobon meluruskan persepsi publik bahwa pendapatan AdSense YouTube miliknya tidaklah cukup untuk menutup biaya produksi yang sangat tinggi. 

"Kita murni mencari sendiri dan dari Brand, dari pemerintah gak ada yang bantu tapi beberapa pemerintah daerah ini mengundang kita untuk masak-masak memang ada," terangnya.

Ia mencontohkan mengenai realita finansial di balik konten "Kuali Merah Putih".

Ia mengungkapkan bahwa biaya untuk membeli bahan makanan dalam jumlah besar (seperti sapi atau kambing dalam jumlah banyak), logistik tim, hingga akomodasi ke pelosok Indonesia seringkali harus menggunakan uang pribadi dari kantongnya sendiri.

"Kita juga kadang kebingungan, produksi Kuali Merah Putih itu bisa Rp100-150 juta dan ditonton dua juta kali pun gak ketutup," ujarnya.
 
"Intinya adalah, saya menciptakan sebuah konten yang terlalu besar biayanya, walaupun memang dampaknya lebih besar dan luas bagi masyarakat," tegas Bobon. 

Selain itu, Bobon mengatakan penyebab ia sudah yakin pamit dari YouTube karena faktor kesehatan mental. 

Sebab, bahaya nyata juga mengintai saat tim melakukan pengambilan gambar di wilayah konflik seperti Pegunungan Bintang, Papua.  

Lebih lanjut, Bobon juga merasa telah mengabaikan waktu berkualitas bersama istri dan anak-anaknya karena jadwal syuting yang padat di berbagai daerah di Indonesia.

Bobon merasa terbebani jika kualitas kontennya menurun hanya karena ia memaksakan diri. 

Ia lebih memilih berhenti sejenak daripada memberikan tontonan yang tidak maksimal kepada para pengikutnya.

 eperti diketahui, Bobon Santoso dikenal sebagai food vlogger yang kerap membuat konten memasak hidangan besar dan dibagi-bagikan.

Bobon Santoso merupakan pria kelahiran di Denpasar, Bali pada 1988.

Bobon Santoso memiliki istri bernama Cheryl Yuan.

Bobon mengawali kariernya sebagai YouTuber pada Januari 2019, lalu.

Namanya sempat viral lantaran unggahan video berjudul “Mukbang Babi Geprek Amer” membuatnya langsung dikenal luas.

Awalnya, ia ingin membuat konten seperti JackAss, YouTuber Amerika Serikat.

Namun, niatnya tersebut diurungkan lantaran peraturan YouTube yang terlalu rumit.

Bobon kemudian memilih membuat konten memasak dengan cara yang berbeda dan cenderung ekstrem.

Bahkan, ia kerap memasak makanan berkapasitas sangat banyak dalam waktu bersamaan.

Pada 16 Agustus 2022 silam, Akun Youtube Bobon Santoso yang menyuguhkan konten masak dengan jumlah besar itu telah memiliki 9,08 juta subscribers.

Lebih jauh, sebelumnya Bobon Santoso menangis saat menceritakan pengalamannya lihat kondisi masyarakat Papua.

Bobon Santoso mengaku pilu saat awalnya mengetahui jika warga di Papua tidak pernah memakan daging sapi.

(*)

Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.