Ringkasan Materi Ragam Gejala Sosial, Sosiologi Kelas 10 SMA, Lengkap 5 Soal HOTS
Siti Umnah February 12, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM - Di tengah arus modernisasi yang kian kencang, fenomena sosial di Indonesia kini bertransformasi menjadi potret kompleks yang menuntut pemahaman mendalam dari sudut pandang Sosiologi.

Pernahkah Anda bertanya mengapa tren perilaku masyarakat berubah begitu cepat? Dinamika inilah yang kita kenal sebagai ragam gejala sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Memahami gejala sosial bukan sekadar melihat masalah, melainkan upaya membedah struktur dan interaksi manusia guna menemukan solusi bagi tatanan masyarakat yang lebih harmonis.

Baca juga: Latihan Soal HOTS Materi Permasalahan Sosial, Sosiologi Kelas 11 SMA, Lengkap Kunci Jawaban

Ringkasan Materi: Ragam Gejala Sosial

1. Definisi Gejala Sosial

Gejala sosial adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi di antara dan oleh manusia, baik secara individu maupun kelompok.  Gejala ini mencakup berbagai aspek seperti ekonomi, politik, budaya, dan agama.

2. Karakteristik Gejala Sosial

  • Sangat Kompleks: Melibatkan variabel yang beragam.
  • Beraneka Ragam: Tidak hanya soal kemiskinan, tapi juga tren fashion hingga gaya hidup digital.
  • Tidak Bersifat Universal: Gejala sosial di satu tempat belum tentu dianggap sama di tempat lain.
  • Dinamis: Cepat berubah mengikuti perkembangan zaman.

3. Ragam Gejala Sosial Berdasarkan Faktor Penyebab

  • Faktor Kultural: Dipicu oleh nilai-nilai yang tumbuh di masyarakat (contoh: gotong royong, kemiskinan kultural).
  • Faktor Struktural: Dipicu oleh pola hubungan atau tatanan yang ada di masyarakat (contoh: kesenjangan sosial, diskriminasi hukum).

4. Contoh Gejala Sosial di Masyarakat

  • Kemiskinan: Ketidakmampuan secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar.
  • Kriminalitas: Tindakan yang melanggar norma hukum dan merugikan orang lain.
  • Disorganisasi Keluarga: Perpecahan unit keluarga sebagai akibat gagalnya memenuhi kewajiban peran.
  • Pelanggaran Norma: Seperti kenakalan remaja atau perilaku menyimpang lainnya.

Latihan Soal HOTS

1. Pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memicu perubahan pola kerja dari kantor (WFO) menjadi rumah (WFH) secara massal. Fenomena ini menunjukkan bahwa gejala sosial memiliki karakteristik...

A. Statis dan sulit diprediksi

B. Universal dan berlaku selamanya

C. Kompleks dan saling terkait dengan aspek lain

D. Sederhana karena hanya melibatkan individu

E. Objektif tanpa dipengaruhi lingkungan

Jawaban : C. Kompleks dan saling terkait dengan aspek lain

2. Di sebuah kota besar, terdapat pemukiman kumuh yang terjepit di antara gedung-gedung pencakar langit. Meskipun pemerintah telah memberikan bantuan modal, masyarakat di sana tetap sulit keluar dari jerat kemiskinan karena menganggap pendidikan tidak penting. Gejala sosial ini lebih dominan dipicu oleh faktor...

A. Struktural

B. Ekonomi

C. Kultural

D. Biologis

E. Geografis

Jawaban : C. Kultural

3. Maraknya fenomena cyberbullying di media sosial sering kali berawal dari perbedaan pendapat yang berujung pada perundungan massal. Jika dianalisis menggunakan perspektif Sosiologi, hal ini merupakan gejala sosial yang muncul akibat...

A. Lemahnya pengawasan orang tua terhadap gadget

B. Ketidaksiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan teknologi (culture shock)

C. Rendahnya kualitas perangkat teknologi di Indonesia

D. Keinginan individu untuk menjadi populer di dunia maya

E. Kurangnya jumlah aparat kepolisian di ruang siber

Jawaban : B. Ketidaksiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan teknologi (culture shock)

4. Perhatikan fenomena berikut!

(1) Urbanisasi besar-besaran setelah hari raya.
(2) Meningkatnya angka pengangguran akibat otomatisasi mesin.
(3) Munculnya tren gaya hidup minimalis di kalangan milenial.
(4) Terjadinya konflik antarwarga akibat sengketa lahan.

Gejala sosial yang termasuk dalam kategori faktor ekonomi dan perubahan teknologi adalah...

A. (1) dan (2)

B. (1) dan (3)

C. (2) dan (3)

D. (2) dan (4)

E. (3) dan (4)

Jawaban : C. (2) dan (3)

5. Seorang sosiolog melakukan penelitian tentang tingginya angka putus sekolah di sebuah desa. Ia menemukan bahwa hal tersebut bukan karena ketiadaan biaya, melainkan karena struktur sosial masyarakat yang lebih menghargai anak bekerja di sawah daripada sekolah. Langkah preventif yang paling tepat untuk mengatasi gejala sosial tersebut adalah...

A. Menangkap orang tua yang mempekerjakan anak

B. Memberikan bantuan uang tunai langsung kepada anak

C. Memberikan edukasi dan sosialisasi pentingnya pendidikan formal bagi masa depan

D. Menutup semua lahan pertanian agar anak tidak bisa bekerja

E. Mengganti kurikulum sekolah agar sesuai dengan keinginan warga desa

Jawaban : C. Memberikan edukasi dan sosialisasi pentingnya pendidikan formal bagi masa depan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.