Nova.id -Generasi Z atau akrab disapa Gen Z dikenal aktif, dinamis, dan dekat dengan gaya hidup modern.
Namun di balik itu, ada persoalan kesehatan yang mulai menjadi sorotan, yaitu risiko kekurangan cairan (dehidrasi) dan osteoporosis dini.
Meski sering dianggap masalah kesehatan orang tua, faktanya gangguan kepadatan tulang dan kurang cairan juga bisa mengintai usia muda jika pola hidup kurang tepat.
Kebiasaan sibuk bekerja, kuliah, atau terlalu fokus dengan gadget sering membuat banyak anak muda lupa minum air putih. Padahal, kebutuhan cairan tetap harus terpenuhi setiap hari.
Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air. Cairan berperan penting dalam:
- Menjaga suhu tubuh
- Membantu metabolisme
- Mendukung fungsi organ
- Melancarkan sirkulasi darah
Jika asupan cairan kurang, tubuh bisa mengalami dehidrasi ringan hingga berat.
- Mudah lelah
- Sakit kepala
- Konsentrasi menurun
- Bibir dan kulit kering
- Urine berwarna lebih pekat
Dehidrasi kronis dalam jangka panjang juga dapat memengaruhi kesehatan ginjal dan metabolisme.
Osteoporosis adalah kondisi ketika kepadatan tulang menurun sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah.
Banyak orang mengira penyakit ini hanya terjadi pada lansia, padahal proses penurunan massa tulang bisa dimulai sejak usia muda.
Faktor Risiko pada Gen Z
Beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis dini antara lain:
- Kurang konsumsi kalsium dan vitamin D
- Jarang berolahraga
- Terlalu sering begadang
- Konsumsi minuman manis atau berkafein berlebihan
- Minim paparan sinar matahari
Masa usia remaja hingga 30-an adalah periode penting pembentukan massa tulang.
Jika di fase ini kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi, risiko tulang rapuh di masa depan bisa meningkat.
1. Penuhi Kebutuhan Cairan Harian
Rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar 2 liter air per hari, tergantung aktivitas dan kondisi tubuh.
2. Konsumsi Makanan Kaya Kalsium
Seperti susu, yoghurt, keju, ikan teri, dan sayuran hijau.
3. Cukup Vitamin D
Bisa diperoleh dari paparan sinar matahari pagi dan makanan tertentu.
4. Rutin Berolahraga
Latihan beban ringan dan aktivitas fisik membantu menjaga kepadatan tulang.
5. Kurangi Minuman Tinggi Gula
Minuman manis berlebihan dapat memengaruhi metabolisme dan kesehatan tulang.
Jangan tunggu gejala muncul. Mulai jaga kesehatan dari sekarang agar tetap kuat dan bugar hingga usia lanjut ya Sahabat Nova!