TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar Rapat Persiapan Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (12/2/2026) mulai pukul 08.00–09.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Direktur Pascasarjana, Prof. Moh. Roqib dan dihadiri jajaran pejabat struktural, dosen, serta tenaga kependidikan. Rapat ini digelar untuk memastikan kesiapan akademik dan administrasi menjelang dimulainya perkuliahan pada 18 Februari 2026.
Selain itu, forum ini menjadi momentum penguatan budaya pembelajaran yang berkualitas dan berkarakter di lingkungan Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto. Dalam arahannya, Prof. Moh. Roqib menekankan pentingnya kesiapan dokumen perkuliahan sejak awal semester.
Ketertiban administrasi, menurutnya, menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung proses akreditasi program studi dan institusi. Pada aspek substansi pembelajaran, Prof. Roqib mendorong penerapan pembelajaran berbasis gender.
Dia menegaskan bahwa internalisasi nilai-nilai kesetaraan gender menjadi perhatian Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Prof. Nasaruddin Umar. Pembelajaran yang responsif gender diharapkan mampu menciptakan ruang akademik yang inklusif, adil, dan menghargai keberagaman.
Selain itu, Direktur mengingatkan agar perkuliahan tidak kehilangan dimensi spiritualitas. Ia meminta setiap dosen mengawali pertemuan dengan doa, refleksi, atau penguatan nilai moral.
Langkah ini menegaskan karakter UIN Saizu sebagai kampus Islam yang memadukan keunggulan akademik dengan pembinaan akhlak dan nilai-nilai keislaman.
Pascasarjana UIN Saizu juga menegaskan pentingnya mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran. Prof. Roqib mendorong dosen menyisipkan nilai dan budaya penginyongan dalam materi kuliah.
Budaya penginyongan yang khas Banyumas menjadi salah satu identitas sekaligus fokus kajian unggulan UIN Saizu Purwokerto. Penguatan nilai lokal ini diharapkan mampu memperkaya perspektif akademik mahasiswa sekaligus mempertegas positioning kampus di tingkat nasional.
Prof. Moh. Roqib juga meminta dosen mengintegrasikan hasil penelitian ke dalam materi perkuliahan. Dengan pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya bertumpu pada buku teks, tetapi juga pada temuan riset terbaru yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Integrasi riset ke dalam kelas diharapkan mampu menumbuhkan budaya berpikir kritis, analitis, dan berbasis bukti (evidence-based learning) di kalangan mahasiswa Pascasarjana.
Rapat persiapan ini menegaskan komitmen Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto dalam menyelenggarakan perkuliahan yang tertib administrasi, bermutu secara akademik, serta berorientasi pada standar akreditasi nasional.
Dengan sinergi antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan, Pascasarjana UIN Saizu optimistis Semester Genap 2025/2026 akan berjalan lebih terstruktur, profesional, dan berdampak signifikan terhadap penguatan mutu akademik. (***)