Kuota 'Jumbo' Maba S1 PTN Dikritik, Kemdiktisaintek: Akan Dibatasi
GH News February 12, 2026 09:09 PM
Jakarta -

Rektor Paramadina, Prof Didik J Rachbini PhD beri usulan kepada Komisi X DPR RI agar kuota penerimaan mahasiswa baru (maba) S1 di perguruan tinggi negeri (PTN) dibatasi. Alih-alih terus menambah kuota S1, PTN diminta fokus pada riset dan menerima mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3).

Mendengar hal tersebut, Kemdiktisaintek angkat bicara. Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib menjelaskan usul tersebut selaras dengan rencana Kemdiktisaintek.

Ke depan, Kemdiktisaintek memang akan membatasi jumlah kuota penerimaan jenjang S1 di PTN. Terutama untuk PTN yang punya status Berbadan Hukum atau PTN-BH.

"PTN-BH memang untuk jumlah S1 kita ingin batasi. Utamanya PTN-BH, tapi untuk perguruan tinggi negeri semua, jumlah rekrutmen mahasiswanya kita batasi," kata Najib pada detikEdu usai acara Peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis di Auditorium Al-Quddus Universitas YARSI, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Pembatasan tersebut bak mulai terlihat dari penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Najib menilai tahun ini tidak ada peningkatan jumlah kuota mahasiswa di PTN.

"Gak ada peningkatan. Jadi tahun ini gak ada peningkatan jumlah mahasiswa (baru) di perguruan tinggi negeri," sambungnya.

PTN-BH Jadi Riset University

Pembatasan kuota penerimaan mahasiswa baru di PTN-BH dikarenakan Kemdiktisaintek ingin mendorong kampus-kampus tersebut jadi 'Riset University'. Untuk mewujudkannya, PTN-BH didorong menerima lebih banyak mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3), khususnya S3.

Kekhususan penerimaan mahasiswa S3, didasarkan pada data milik Kemdiktisaintek. Data itu, menyebutkan bila dosen di Indonesia masih banyak yang belum bergelar Doktor.

"Karena memang kita punya dosen itu ada 300 ribuan, yang sudah bergelar Doktor baru sekitar 25 persennya. Jadi masih ada 200 ribu lebih dosen yang belum bergelar Doktor," kata Najib lagi.

Oleh karena itu, Kemdiktisaintek melihat kuota penerimaan mahasiswa S1 tak perlu lagi ditingkatkan kapasitasnya. Ke depan, PTN-BH akan fokus ke penerimaan mahasiswa pascasarjana dan riset.

"Jadi S1 biar cukup dengan yang ada sekarang, nggak perlu ditingkatkan lagi kapasitasnya. Rekrutmennya kita batasi jumlahnya, sehingga PTN-BH bisa fokus untuk mahasiswa Pasca (yaitu) mahasiswa Master (S2) dan Doktor (S3)," tegas Najib.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.