Songsong Haul ke-6 Guru Zuhdi di Banjarmasin, Penutupan Jalan dan 16 Kantong Parkir Disiapkan
Hari Widodo February 12, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Menjelang pelaksanaan Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi, Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan yang bersifat situasional di sekitar kawasan Kubah, Jalan Belakang Masjid Jami, Banjarmasin Utara.

Penutupan sejumlah ruas jalan tidak diberlakukan secara permanen, melainkan bergantung pada kondisi kepadatan kendaraan dan pergerakan jemaah di lapangan saat hari pelaksanaan haul, Sabtu (14/2/2026).

Kasubnit 3 Kamsel Satlantas Polresta Banjarmasin, Aiptu Budiono menyampaikan, petugas akan melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik rawan penumpukan arus.

Rekayasa lalu lintas, termasuk penutupan jalan, akan diterapkan jika kepadatan mulai mengganggu kelancaran pergerakan jemaah.

“Penutupan arus akan dilakukan melihat situasi di lapangan, terutama jika terjadi pemadatan lalu lintas di ruas-ruas jalan tertentu,” ujarnya melalui video imbauan.

Baca juga: Haul ke-6 Guru Zuhdi Libatkan 12 Ribu Relawan, Disebar di 10 Zona

Sejumlah simpang disiapkan sebagai titik pengendalian arus, di antaranya simpang empat Sultan Adam, simpang tiga Malkon Temon, simpang Sultan Adam–Sungai Jingah, serta kawasan Sungai Mesa dan Kampung Melayu.

Pengaturan juga direncanakan di simpang Nol Kilometer, Tarakan, Pasar Lama, hingga Pos Sembilang Belitung.

Selain pengaturan arus, Satlantas Polresta Banjarmasin juga menyiapkan sedikitnya 16 kantong parkir untuk mengakomodasi kendaraan jemaah yang datang dari berbagai arah.

 Lokasi parkir tersebar di sejumlah titik strategis, baik fasilitas umum, institusi pendidikan, hingga perkantoran.

Beberapa lokasi yang difungsikan sebagai kantong parkir antara lain halaman Gedung Hafiyun, Kampus STIHSA, Universitas Terbuka, Masjid At-Tanwir, SMAN 5 Banjarmasin, SMIP, eks Kantor Gubernur lama, serta kawasan Siring Pasar Lama. Mapolresta Banjarmasin juga dibuka sebagai area parkir bagi jemaah.

Untuk kendaraan besar, Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan Lapangan Kamboja disiapkan khusus sebagai parkir bus jemaah dari luar daerah.

Sementara itu, area ULM, Samsat 2 Banjarmasin, Taman Budaya, Gedung Sultan Suriansyah, hingga Gedung Wanita turut dimanfaatkan sebagai kantong parkir tambahan.

Baca juga: Jemaah Haul ke-6 Guru Zuhdi di Banjarmasin Diperkirakan Capai 1 Juta, Tak Ada Undangan Khusus

Adapun Jalan Antasan Kecil Barat ditetapkan khusus untuk parkir kendaraan roda dua guna mengurangi kepadatan di jalur utama menuju lokasi haul.

Menurut Aiptu Budiono, penentuan kantong parkir dan skema pengaturan arus tersebut telah disesuaikan dengan kapasitas jalan dan akses pergerakan jemaah.

“Kami mengimbau jemaah mengikuti arahan petugas dan relawan di lapangan serta memarkir kendaraan di lokasi yang telah ditentukan agar pelaksanaan haul berjalan tertib dan lancar,” ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.