Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mewisuda 410 wisudawan dan wisudawati, Kamis (12/2/2026)
Para lulusan terdiri dari 83 lulusan dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 132 lulusan dari Fakultas Syariah dan Hukum, 90 lulusan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, dan 105 lulusan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Rektor UIN Sunan Kalijaga,Prof Noorhaidi Hasan, mengatakan jejak para alumni kampus ini telah tersebar di berbagai lini kehidupan, mulai dari birokrasi, pendidikan, riset, hingga sektor sosial-keagamaan, dan lebih penting lagi memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, capaian tersebut bukan semata hasil kecerdasan akademik, melainkan buah dari semangat perjuangan dan kerja keras yang terus dirawat sejak menjadi mahasiswa.
"Dengan ketekunan, kesungguhan, dan konsistensi dalam belajar serta bekerja, setiap orang memiliki peluang yang sama untuk mengubah jalan hidupnya, melampaui sekat-sekat geografis, dan menghadirkan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat," katanya.
Pada kesempatan itu, ia berpesan agar para lulusan terus berikhtiar dan terus menumbuhkan inisiatif, bahkan dari langkah-langkah sederhana.
Sebab, keberhasilan besar yang terlihat berawal dari upaya kecil yang dijalankan dengan konsisten dan penuh kesungguhan.
"Para lulusan adalah generasi yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Indonesia masih membutuhkan kontribusi nyata di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Di tangan kalian, arah dan kualitas masa depan negeri ini akan ditentukan,” ujarnya.
Baca juga: Prodi KPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Gelar Simulasi Final Menuju Akreditasi Unggul
Untuk menyiapkan lulusan selanjutnya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pun berkomitmen menyesuaikan dengan agenda pembangunan nasional.
UIN Sunan Kalijaga untuk terus bertransformasi menjadi kampus terkemuka dan bereputasi global.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pembaruan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan zaman, sehingga mampu menjawab problem sains serta fenomena keilmuan kontemporer.
"UIN Sunan Kalijaga berkomitmen bergerak searah dengan agenda pembangunan nasional, memastikan lulusannya hadir sebagai bagian dari solusi bagi masa depan bangsa," lanjutnya.
Mewakili wisudawan, Shinta Ath Thariq Apriari menambahkan wisuda bukan soal kelulusan semata, namun proses pembelajaran.
Wisuda menandai berakhirnya proses akademik, namun juga menjadi awal perjalanan berikutnya.
"Wisuda ini adalah tentang kesabaran, ketekunan, dan keberanian untuk terus melangkah. Dari keraguanlah ilmu pengetahuan tumbuh. Bukan dari merasa paling tahu, tetapi dari kemauan untuk mendengarkan dan mencari," imbuhnya. (*)

