BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Abon ikan gabus produksi UMKM R&R Food di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan semakin dikenal luas.
Berlokasi di Jalan Bupati Said Alwi, Desa Perintis Raya, usaha ini kini menjadi salah satu contoh UMKM berbasis perikanan yang terus berinovasi di Kalimantan Selatan.
Produk berbahan dasar ikan gabus atau iwak haruan ini disebut memiliki kandungan albumin tinggi yang baik untuk mempercepat penyembuhan luka.
Menurut pemilik usaha, Lisda, produknya telah mengantongi BPOM, halal, GMP, serta tengah berproses menuju SNI.
Baca juga: UMKM Kalsel- Ramadan Datang, Pesanan Kue Sagu Pesayangan Banjar Mulai Berdatangan
Baca juga: Lamang Rantau, Kuliner Tradisional UMKM Tapin yang Menggoda Selera
“Kami tidak menggunakan MSG, pewarna, maupun bahan kimia lainnya. Jadi aman untuk anak-anak hingga ibu habis melahirkan,” jelasnya, Kamis (12/2/2026).
Kepercayaan konsumen pun terus meningkat. Salah satu pelanggan dari Jakarta menjadi langganan rutin setelah menjalani operasi jantung dan dianjurkan dokter mengonsumsi ikan gabus.
Selain abon, UMKM ini juga mengembangkan minuman seduh albumin dengan campuran gula aren dan jahe, yang diklaim membuat tubuh lebih segar.
“Kami ingin albumin dari ikan gabus ini bisa lebih berkembang lagi dan mendapat dukungan pemerintah,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)