Didampingi BPMA, Seruni Kabinet Merah Putih Salurkan Bantuan Bencana ke Bireuen dan Pijay
Eddy Fitriadi February 13, 2026 01:03 AM

 

 


Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Menjelang bulan suci Ramadhan, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mendampingi Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologis di Kabupaten Bireuen dan Pidie Jaya. 

Aksi kemanusiaan ini menjadi simbol nyata kehadiran negara sekaligus wujud solidaritas sosial lintas kementerian di tengah masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri dari dampak banjir dan bencana alam lainnya, terutama menjelang Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum ketenangan, harapan, dan kebersamaan.

Ketua Seruni Bidang IV, Sri Suparni Bahlil, menegaskan bahwa kehadiran Seruni Kabinet Merah Putih di Aceh merupakan bentuk empati dan solidaritas mendalam terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Bireuen dan Pidie Jaya.

“Kami hadir untuk menyampaikan bahwa duka yang dirasakan masyarakat Aceh adalah duka kita bersama. Kepedulian dan doa kami senantiasa menyertai proses pemulihan pascabencana,” ujar Sri Suparni Bahlil dalam sambutannya di Banda Aceh, Rabu, 11 Februari 2026.

Ia menambahkan, proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu, tenaga, dan kesabaran. Namun dengan semangat kebersamaan serta gotong royong yang kuat, masyarakat Aceh diyakini mampu bangkit dan menata kembali kehidupan mereka secara lebih kokoh.

Dalam kegiatan tersebut, Seruni Kabinet Merah Putih menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar dan keagamaan, antara lain 400 paket sajadah, 400 paket mukena, 400 paket sarung, 400 paket Al-Qur’an, serta 700 paket seragam sekolah untuk anak-anak terdampak bencana di Pidie Jaya.

Untuk Kabupaten Bireuen, Bantuan yang disalurkan meliputi 5 ekor sapi untuk TP PKK Provinsi Aceh, 3 ekor sapi untuk TP PKK Kabupaten Bireuen, 500 paket kompor gas beserta tabung gas untuk Bireuen, 1.000 pasang seragam sekolah untuk Provinsi Aceh, 100 meja belajar dan 300 tas sekolah, serta fasilitas internet Starlink guna mendukung industri kecil di Kabupaten Bireuen.

Selain itu, Seruni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turut menyerahkan 1.566 paket kompor gas lengkap dengan regulator dan tabung gas 5,5 kilogram guna membantu kebutuhan rumah tangga masyarakat yang terdampak banjir.

Dukungan lintas kementerian semakin memperkuat aksi kemanusiaan ini. Kementerian Pekerjaan Umum menyalurkan bantuan berupa dua unit toilet portabel (masing-masing lima bilik), 1.000 paket Ramadhan, satu unit sumur bor, serta satu unit hidran umum. 

Bantuan tambahan juga disalurkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Lingkungan Hidup, Kemenpora, Bappenas, serta Sekretariat Seruni.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Sri Suparni Bahlil (Istri Menteri ESDM), Ernawati Trenggono (Istri Menteri KKP), Leomongga Kartasasmita (Istri Menteri Perindustrian), Irma Dodi Hanggodo (Istri Menteri Pekerjaan Umum), Sulikah Hanif (Istri Menteri Lingkungan Hidup), Ida Praktikno (Istri Menko PMK), serta jajaran TP PKK Aceh dan Kabupaten Bireuen.

Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, menyampaikan bahwa kehadiran Seruni Kabinet Merah Putih bersama BPMA di Bireuen dan Pidie Jaya merupakan bentuk nyata kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana hidrometeorologis, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Menurut Marlina, bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga dampak psikologis dan sosial yang mendalam bagi masyarakat, khususnya perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya. 

Oleh karena itu, kehadiran berbagai elemen bangsa untuk memberikan dukungan moril dan bantuan nyata menjadi sangat penting dalam mempercepat proses pemulihan.

“Musibah yang dialami masyarakat Bireuen dan Pidie Jaya bukan hanya kehilangan harta benda, tetapi juga rasa aman dan kenyamanan hidup. Karena itu, kehadiran kita di sini bukan sekadar menyerahkan bantuan, melainkan juga memastikan bahwa mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Marlina Muzakir.

Ia menekankan bahwa momentum menjelang Ramadhan harus dimaknai sebagai penguat solidaritas dan kepedulian sosial. Bantuan yang disalurkan, menurutnya, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu mereka menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan khusyuk.

Baca juga: Sambut Ramadhan, PMI Gelar Donor Darah di Alun-alun Kota Bireuen

Sementara itu, Kepala BPMA Nasri Djalal menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Seruni Kabinet Merah Putih ke Aceh. Menurutnya, kehadiran para anggota Seruni memberikan semangat besar bagi BPMA dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.

“Suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi kami seluruh pegawai BPMA mendapat kunjungan dari ibu-ibu menteri yang tergabung dalam Seruni Kabinet Merah Putih. Kunjungan ini memberi semangat luar biasa bagi kami dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujar Nasri.

Ia menjelaskan bahwa sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2015, BPMA berada di bawah Menteri ESDM serta bertanggung jawab kepada Gubernur Aceh dan Menteri ESDM. Oleh karena itu, koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam pelaksanaan tugas BPMA sebagai unit eselon I.

Nasri Djalal juga memberikan apresiasi khusus atas dedikasi para anggota Seruni yang tetap hadir di Aceh meskipun di tengah jadwal padat dan perjalanan panjang.

“Kehadiran ibu-ibu Seruni yang membaur langsung dengan masyarakat Aceh yang sedang berduka memberi energi dan harapan besar, tidak hanya bagi warga terdampak, tetapi juga bagi kami yang bertugas di lapangan,” tutupnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.