Alasan Ressa Rizky Belum Bisa Panggil Denada Ibu, Ragu Mengubah Panggilan: Masih Manggil 'Mbak'
Eri Ariyanto February 13, 2026 01:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ressa Rizky Rossano mengaku belum bisa memanggil Denada ibu, meski hubungannya dengan sang penyanyi sudah terungkap.

Ressa Rizky Rossano masih merasa ragu dan canggung untuk mengubah panggilan, sehingga lebih nyaman menyebutnya dengan sapaan ‘Mbak’.

Perasaan campur aduk Ressa Rizky Rossano mencerminkan proses adaptasi emosional yang wajar bagi seorang anak dalam membangun kedekatan dengan figur orang tua baru.

Baca juga: Sosok James Van Der Beek, Bintang Serial Dawsons Creek yang Meninggal Karena Penyakit Kanker Usus

Ressa Rizky Rossano, putra dari penyanyi Denada mengaku masih merasa canggung dalam menjalin komunikasi dengan ibu kandungnya tersebut.

Hingga saat ini, Ressa mengungkapkan bahwa dirinya belum sanggup memanggil Denada dengan sebutan "Ibu" atau "Mama" dan masih menggunakan sapaan "Mbak".

"Ressa sampai sekarang masih manggil 'Mbak'. Ya iya balik lagi canggung, canggung. Terus kan belum ketemu langsung, kalau ketemu langsung kan beda," ujar Ressa saat ditemui dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

Ressa menjelaskan, keraguannya untuk mengubah panggilan tersebut didasari oleh rasa trauma akan kekecewaan yang pernah dialaminya di masa lalu.

Meskipun Denada dikabarkan sudah mencoba menghubungi melalui pesan singkat, Ressa mengaku butuh waktu untuk merespons.

Ia mengkhawatirkan jika inisiatif pertemuan yang direncanakan justru akan berakhir dengan kegagalan untuk yang ketiga kalinya.

"Bukan belum mau (bertemu), tapi takut mengambil keputusan dan takutnya juga nanti terjadi kegagalan ketiga kalinya gitu," tutur Ressa.

POLEMIK ANAK DENADA - Denada ungkap alasan dulu tak akui Ressa sebagai anak, singgung kondisi psikis yang belum layak dan penuh tekanan.
POLEMIK ANAK DENADA - Denada ungkap alasan dulu tak akui Ressa sebagai anak, singgung kondisi psikis yang belum layak dan penuh tekanan. (YouTube/YouTube Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia)

Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menilai wajar jika kliennya masih merasa asing dengan sosok ibu kandungnya.

Menurut Ronald, pengakuan status anak yang dilakukan Denada melalui media sosial dinilai tidak menyentuh hati Ressa secara mendalam karena tidak dilakukan secara tatap muka.

Ronald menceritakan bagaimana Ressa merasa bingung ketika Denada memberikan pilihan bebas terkait panggilan dalam sebuah percakapan WhatsApp.

"Di dalam chat itu Denada sudah bilang, 'Ya terserah nanti nyamannya mau panggil apa'. Itu pun aneh kan rasanya? Coba rasakan bagaimana orang yang tidak diakui 24 tahun, yang awalnya panggil 'Mbak', tiba-tiba panggil 'Ibu' hanya melalui medsos," ujar Ronald.

Meski diliputi rasa canggung, Ressa menegaskan bahwa di dalam lubuk hatinya, ia sangat ingin bertemu secara langsung dengan Denada.

Baginya, pertemuan fisik jauh lebih bermakna daripada sekadar bertukar pesan melalui aplikasi.

Ressa juga berharap jika pertemuan itu terjadi, Denada bersedia duduk bersama dengan orang tua asuh yang telah merawatnya sejak bayi, yakni Ratih dan Dino.

"Yang pertama Ressa ingin bertemu. Kan pasti kakak-kakak (media) tahu Ressa ada di mana, masa sih Mbak Denada enggak tahu? Terus yang kedua, Papa sama Mama yang merawat Ressa itu juga haruslah minta maaf, bertemu juga, itu keinginannya Ressa," tuturnya.

Hingga kini, sengketa antara Ressa dan Denada masih berproses di ranah hukum dengan poin gugatan mengenai perbuatan melawan hukum (PMH).

Adapun pihak Ressa menyatakan pintu maaf masih terbuka lebar asalkan ada itikad baik dan permohonan maaf secara langsung dari pihak Denada.

(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.