Sebuah video yang memperlihatkan sepasang kekasih melakukan tindakan asusila di dalam mobil taksi online mendadak ramai diperbincangkan di media sosial.
Rekaman tersebut dengan cepat menyebar dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Peristiwa itu diduga terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/2/2026) malam.
Dari video yang berasal dari kamera dashcam mobil, terlihat sepasang penumpang duduk berdampingan di kursi belakang.
Awalnya, keduanya tampak biasa saja.
Namun tak lama kemudian, penumpang perempuan terlihat merebahkan tubuhnya dan meletakkan kepala di paha pria yang duduk di sebelahnya.
Situasi di dalam mobil pun berubah menjadi tidak pantas.
Sang pengemudi kemudian mengungkapkan pengalamannya melalui akun Instagram miliknya, @azmirahmatzz.
Ia menuliskan, "Apes On Bid 10 Februari 2026, ada Gen Z mesan Gocar masuknya ke aplikasi gua, kalau penumpang mesum di mobil gimana,"
Ia juga menambahkan kekecewaannya sebagai sesama pengguna layanan transportasi online.
"Ketika gua menjadi penumpang di dua aplikasi ijo, gua selalu menjaga sikap, tapi kenapa orang ini kok bisanya mesum di mobil gua?"
Merasa tidak nyaman dengan perilaku penumpangnya, pengemudi tersebut akhirnya menegur secara langsung.
Dengan nada suara yang ditinggikan, ia meminta agar tindakan itu dihentikan.
“Bang, minta maaf, emang enggak bisa ditahan bentar? Ini mobil saya, lho, jangan di mobil saya," katanya.
Teguran itu langsung direspons oleh penumpang pria.
"Bisa, maaf," jawab penumpang laki-laki.
Setelah insiden tersebut, sang sopir mengaku melihat kondisi pakaian keduanya sudah dalam keadaan berantakan.
Ia pun merasa perlu bersikap tegas demi menjaga kenyamanan dan profesionalitas selama bekerja.
Sikap pengemudi itu justru menuai banyak dukungan dari warganet.
Tidak sedikit yang meminta agar pihak aplikasi tidak menjatuhkan sanksi jika nantinya muncul laporan buruk dari penumpang terkait kejadian tersebut.
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pasangan itu.
“Kami belum tahu siapa orangnya. Kami nanti lakukan penyelidikan terlebih dahulu, terutama kami nanti akan cari tahu siapa sopir di dalam mobil ini," kata Kukuh, Kamis (12/2/2026).
"Kan dia (sopir) yang mengetahui informasi siapa penumpang yang berbuat mesum yang dia tegur itu," sambungnya.
Kukuh menambahkan, karena lokasi gelap, identitas pelaku belum dapat dipastikan.
“Saya minta Kanit Reskrim untuk mencari tahu siapa sopir mobil tersebut untuk mencari tahu identitas anak muda-mudi ini,” kata Kukuh.