BANGKAPOS.COM, BANGKA – Warga Desa Sebagin, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dihebohkan penemuan jenazah tanpa identitas di pinggir pantai desa setempat, Kamis (12/2/2026) sore.
Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak utuh. Bagian kepala telah menjadi tengkorak, namun pakaian masih melekat di tubuhnya.
Penemuan jenazah itu pertama kali diketahui warga yang melintas di pantai.
Baca juga: Sudah Tiga Hari, Pencarian Jasad Mengapung di Perairan Tembelok Mentok Belum Ditemukan
Lokasinya berada di atas bongkahan batu karang di tepi laut. Sejumlah warga sempat mendokumentasikan temuan tersebut menggunakan kamera ponsel.
Video berdurasi sekitar 12 detik yang memperlihatkan posisi jasad tergeletak di antara karang.
Di atas bongkahan karang itu, terlihat sesosok mayat tergeletak dalam posisi menyamping.
Sebagian tubuhnya berada di area yang mudah terlihat.
Kondisi jasad sudah sangat memprihatinkan.
Bagian kepala tampak tinggal tengkorak, sementara anggota tubuh lainnya menunjukkan tanda pembusukan lanjut.
Meski demikian, pakaian korban masih melekat.
Baju yang melekat di jenazah menyerupai seragam kerja teknisi berwarna biru.
Kapolsek Simpang Rimba, Iptu Mardian Syafrizal, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan mayat tersebut Kamis sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, Mardian memerintahkan personel piket untuk segera menuju lokasi kejadian.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, anggota langsung meluncur ke tempat kejadian perkara meskipun dalam kondisi hujan lebat,” kata Mardian kepada Bangkapos.com, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, ketika ditemukan, jenazah berada di pinggir pantai Desa Sebagin dalam kondisi telentang.
Berdasarkan ciri-ciri awal, jenazah tersebut mengenakan pakaian menyerupai wearpack berwarna biru.
Setibanya di lokasi, aparat kepolisian langsung melakukan langkah penanganan.
Tindakan yang dilakukan antara lain mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara. Termasuk mencatat keterangan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan Puskesmas Simpang Rimba.
Selanjutnya, jenazah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Bangka Belitung di Kota Pangkalpinang untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Proses evakuasi tersebut turut dibantu oleh masyarakat Desa Sebagin serta relawan setempat.
“Jenazah dibawa menggunakan mobil ambulans Desa Sebagin dengan pengawalan dari anggota Polsek Simpang Rimba,” jelas Mardian Syafrizal.
Mardian mengatakan, berdasarkan ciri-ciri, jenazah tersebut sama dengan mayat yang masih dalam pencarian di Perairan Laut Tembelok, Mentok, Kabupaten Bangka Barat yang ditemukan pada Senin (9/2/2026).
Hingga saat ini, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bangka Selatan masih melakukan koordinasi dengan Sat Polairud polres jajaran serta Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung.
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)