TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, SANGGAU - Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu 11 Februari 2026 sekitar pukul 17.15 WIB.
Insiden yang melibatkan sepeda motor dan truk boks tersebut mengakibatkan satu orang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialaminya.
Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah masyarakat melaporkan kejadian tersebut melalui sambungan telepon seluler ke piket penjagaan Mako Polsek Toba.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal sekaligus memastikan kondisi korban.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati dua kendaraan masih berada di badan jalan, yakni sepeda motor Yamaha MX King warna hitam biru dengan nomor polisi KB 3928 DAH dan truk boks Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernomor polisi B 9568 QZ.
Arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan karena posisi kendaraan berada tidak jauh dari tikungan jalan.
Sepeda motor tersebut dikendarai oleh SK, warga Dusun Nek Cicin, Desa Meranggau, Kecamatan Meliau.
Sementara truk boks dikemudikan oleh SR (48), warga Jalan Srikaya, Desa Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat.
Berdasarkan kronologi sementara, truk boks melaju dari arah Dusun Teraju menuju Dusun Modang dengan kecepatan sedang.
Pada saat bersamaan, sepeda motor datang dari Simpang A Dusun Modang menuju arah Desa Teraju.
Ketika tiba di lokasi kejadian yang merupakan jalan aspal hitam dengan kondisi tikungan, tanjakan, serta terdapat cekungan pada badan jalan, sepeda motor diduga kehilangan kendali.
Kendaraan roda dua itu kemudian menabrak bagian bemper depan sebelah kanan truk boks.
Benturan keras tidak dapat dihindari. Pengendara sepeda motor mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia.
Petugas yang berada di lokasi segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, SH., MH., mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat guna mengamankan lokasi dan memberikan pertolongan awal.
“Kami langsung mendatangi TKP begitu menerima informasi. Prioritas utama adalah mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta melakukan langkah-langkah kepolisian agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan gangguan arus lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, personel turut mencatat identitas korban dan para saksi yang berada di sekitar lokasi untuk mendukung proses penyelidikan.
Selain itu, kendaraan yang terlibat juga diamankan sebagai barang bukti.
Baca juga: Laka Lantas di Kabupaten Sanggau, Dewan Sanggau Ingatkan Pengendara Tetap Patuhi Berlalu Lintas
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Sanggau guna mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk serta saksi-saksi.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan seperti tikungan dan tanjakan. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik serta tetap menjaga kecepatan agar kejadian serupa dapat dicegah,” tegas Iptu Arnold.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan kepolisian.