TRIBUN-MEDAN.COM,- Tribunners, ulasan kali ini akan menyuguhkan sinopsis film In Time.
In Time merupakan film fiksi ilmiah aksi Amerika yang rilis pada 28 Oktober 2011, dengan durasi 109 menit.
Film ini mendapatkan rating PG-13.
Baca juga: Sinopsis Film American Assassin, Aksi Balas Dendam Agen CIA Terhadap Kelompok Teroris
Film ini meraup pendapatan US$174 juta dari anggaran US$40 juta, meski mendapat ulasan campuran dari kritikus yang memuji premis inovatifnya tapi mengkritik eksekusinya.
Disutradarai oleh Andrew Niccol, film ini mengeksplorasi tema ketidakadilan sosial melalui konsep waktu sebagai komoditas.
Di tahun 2169, manusia direkayasa secara genetik sehingga berhenti menua pada usia 25 tahun, dengan jam di lengan yang menghitung mundur waktu hidup mereka.
Baca juga: Sinopsis Film Danny The Dog, Film Aksi Terbaik Jet Li dengan Cerita Emosional Menyentuh
Saat mencapai nol, mereka mati seketika.
Waktu menjadi mata uang universal, ditransfer antar orang atau disimpan di kapsul waktu; zona waktu seperti Dayton (kawasan miskin) kontras dengan New Greenwich (elite abadi).
Will Salas (Justin Timberlake), pekerja pabrik di Dayton, menyelamatkan Henry Hamilton (Matt Bomer) yang kaya waktu dari perampok, lalu mewarisi waktu berlimpah darinya sebelum Hamilton bunuh diri.
Baca juga: Sinopsis Film Angel Has Fallen, Kisah Pengkhianatan dan Konspirasi Tingkat Tinggi
Will kabur ke New Greenwich setelah ibunya Rachel (Olivia Wilde) mati karena kekurangan waktu, bertemu Sylvia Weis (Amanda Seyfried), putri pengusaha Philippe Weis (Vincent Kartheiser).
Dikejar Timekeeper Raymond Leon (Cillian Murphy), Will dan Sylvia merampok bank waktu, mendistribusikan waktu curian ke rakyat miskin untuk meruntuhkan sistem.
Akhirnya, mereka memicu kekacauan di mana pekerja meninggalkan pabrik, sementara Will dan Sylvia lanjut merampok institusi besar demi kesetaraan.
Baca juga: Sinopsis Film Sadali, Sekuel Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu yang Tayang 5 Februari 2026
Film ini sempat berjudul Now dan I'm.mortal, dengan casting dimulai 2010 termasuk tawaran ke Seyfried dan Timberlake.
Produksi oleh 20th Century Fox dan New Regency, dengan kontroversi tuntutan hak cipta dari Harlan Ellison yang akhirnya dicabut.
Baca juga: Sinetron Terbaru Aira di RCTI, Ini Sinopsis Lengkapnya, Ada Cerita Dipaksa Aborsi
Kritikus beri skor 36 persen di Rotten Tomatoes, memuji ide tapi sebut cerita klise; penonton beri B- di CinemaScore.
Film ini populer karena premis uniknya soal kapitalisme dan umur panjang.(ray/tribun-medan.com)