Kronologi Kebakaran di Siendeng Gorontalo, Yeti Mahmud Sempat Tidur Bersama Cucu sebelum Meninggal
Fadri Kidjab February 13, 2026 05:39 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kebakaran tragis melanda sebuah rumah di Kelurahan Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Jumat (13/2/2026) sore.

Peristiwa ini menewaskan seorang perempuan bernama Yeti Mahmud.

Pemilik rumah, Yeni Mahmud (62), menceritakan awal mula kebakaran yang terjadi begitu cepat. Ia mengaku tidak mengetahui sumber api, namun asap tebal sudah terlihat di bagian atas rumah.

“Saya juga tidak tahu, asap sudah banyak,” ujarnya.

Saat itu, Yeni sedang beristirahat, sementara saudaranya Yeti tengah tertidur bersama seorang cucu.

Asap semakin pekat membuat Yeni panik. Ia segera membawa cucunya keluar rumah.

“Saya sudah panik, saya keluar dengan dia (cucu),” katanya.
Dalam kepanikan, Yeni belum menyadari bahwa Yeti masih berada di dalam rumah. Ia baru tersadar setelah api membesar.

“Saya sudah panggil-panggil dia (Yeti), tapi tidak menjawab,” ungkapnya.

Korban Ditemukan Setelah Api Padam

KEBAKARAN -- Warga Donggala, Kota Gorontalo berkerumun di rumah yang kebakaran, Sabtu sore (13/2/2026).
KEBAKARAN -- Warga Donggala, Kota Gorontalo berkerumun di rumah yang kebakaran, Sabtu sore (13/2/2026). (TribunGorontalo.com)

Setelah api berhasil dipadamkan, barulah diketahui Yeti Mahmud masih berada di dalam rumah. Ia ditemukan dalam kondisi telah terbakar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

9 Hal Wajib Dilakukan Jika Terjadi Kebakaran Rumah

Melansir Kompas.com, berikut langkah-langkah penting yang perlu dilakukan penghuni rumah saat kebakaran:

Gunakan alat pemadam api (APAR) 

Jika melihat tanda kebakaran, segera gunakan APAR bila tersedia. Jika api tidak terkendali, segera tinggalkan lokasi.

Teriakkan peringatan agar semua orang segera menyadari bahaya. Jangan hanya bergantung pada alarm atau detektor asap.

Segera hubungi petugas pemadam kebakaran 

Setelah keluar rumah, segera hubungi pemadam kebakaran. Jangan kembali ke dalam rumah untuk mencari ponsel.

Tinggalkan barang berharga 

Jangan menunda evakuasi demi menyelamatkan barang. Keselamatan jiwa lebih utama.

Jika pakaian terbakar, berhenti, jatuh, dan berguling 

Cara ini efektif memadamkan api di tubuh. Hindari berlari karena api bisa semakin besar.

Tutupi hidung dengan kain lembap 

Gunakan handuk atau pakaian basah untuk menutup hidung agar terhindar dari asap beracun.

Tutup pintu ruangan saat keluar 

Menutup pintu dapat memperlambat penyebaran api ke ruangan lain.

Menjauh dari rumah terbakar 

Setelah keluar, jangan kembali masuk. Jika ada orang atau hewan yang tertinggal, beri tahu petugas pemadam.

Cari titik evakuasi aman 

Temui anggota keluarga di lokasi yang telah ditentukan agar tidak ada yang dicari ulang oleh petugas.

Jika Terjebak di Dalam Rumah

Tutupi celah pintu dengan kain basah agar asap tidak masuk.

Hubungi pemadam kebakaran jika memungkinkan.

Jika berada di lantai atas, gunakan kain atau seprai untuk menarik perhatian dari jendela. Ingat, jangan pernah mencoba menerobos kobaran api.
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.