Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pelatihan Kesekretarisan di SMKN 5 Bandar Lampung
Endra Zulkarnain February 13, 2026 06:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung- Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), Universitas Teknokrat Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Bandar Lampung pada Rabu, 28 Januari 2026, dengan tujuan meningkatkan keterampilan praktis serta kompetensi siswa/i dalam bidang administrasi perkantoran dan kesekretarisan, agar lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja yang sesungguhnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 siswa/i jurusan Manajemen Perkantoran yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal hingga akhir acara.

Para peserta tampak aktif, bersemangat, dan terlibat langsung dalam setiap rangkaian kegiatan, baik pada sesi penyampaian materi, praktik, maupun diskusi interaktif.

Acara PKM diawali dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan perkenalan tim mahasiswa pelaksana, yang terdiri dari Nadila, Putri Ramadhani, Rahmi Puji Lestari, dan Nur Hana, serta didampingi oleh dosen pembimbing, M. Ghufroni An Ars, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, tim mahasiswa menyampaikan tujuan utama kegiatan PKM ini, yaitu untuk memberikan pembekalan tidak hanya secara teori.

Tetapi juga pengalaman praktik langsung yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern, khususnya di bidang administrasi dan kesekretarisan.

Pelaksanaan PKM ini difokuskan pada tiga materi utama, yang disampaikan secara bergantian dan dikemas dengan metode pembelajaran aktif agar mudah dipahami dan diaplikasikan oleh siswa/i.

Materi pertama yaitu Customer Service, disampaikan oleh Nadila dan Amelia Lau, dengan Nur Hana sebagai moderator.

Pada sesi ini, siswa/i tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga langsung mengikuti roleplay atau simulasi pelayanan pelanggan.

Siswa/i bergiliran berperan sebagai petugas layanan dan tamu, mempraktikkan cara menyambut tamu dengan senyum, salam, dan sapa (3S), serta menghadapi berbagai skenario pelanggan, seperti tamu yang menyampaikan keluhan maupun permintaan mendesak.

Melalui simulasi ini, siswa/i dilatih untuk menggunakan nada bicara yang sopan, bahasa tubuh yang profesional, serta sikap empati dalam memberikan pelayanan.

Pemateri memberikan umpan balik secara langsung, sehingga siswa/i dapat memahami kesalahan dan memperbaikinya.

Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri, keberanian berbicara di depan umum, serta kepekaan siswa/i terhadap kebutuhan pelanggan.

Materi kedua adalah Health & Safety at Workplace (Kesehatan dan Keselamatan Kerja/K3), yang disampaikan oleh Rahmi Puji Lestari dan Putri Ramadhani.

Dalam sesi ini, siswa/i dibekali pemahaman mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perkantoran.

Mereka diajak mengenali berbagai potensi risiko, seperti kabel yang berserakan, penempatan peralatan yang tidak aman, hingga posisi kerja yang tidak ergonomis.

Selain itu, siswa/i juga melakukan simulasi pengaturan meja kerja yang aman dan nyaman, mempraktikkan langkah evakuasi sederhana saat keadaan darurat, serta memahami penggunaan alat pelindung diri sederhana.

Materi ini memberikan kesadaran kepada siswa/i bahwa penerapan K3 merupakan bagian penting dari budaya kerja profesional yang dapat meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan produktivitas kerja.
 
Materi ketiga, yaitu IT for Secretary, disampaikan oleh Amelia, Nur Hana, dan Nadila. Pada sesi ini, siswa/i dilatih untuk menguasai teknologi administrasi perkantoran.

Mulai dari pengelolaan dokumen digital hingga penyusunan surat resmi sesuai standar perkantoran.

Siswa/i diberikan studi kasus dan ditugaskan untuk menyusun surat resmi, kemudian mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas.

Tim mahasiswa memberikan koreksi, masukan, dan tips agar dokumen yang dibuat terlihat rapi, profesional, dan sesuai kaidah administrasi.

Melalui praktik ini, siswa/i semakin memahami bahwa penguasaan teknologi informasi merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh sekretaris dan tenaga administrasi di era digital.

Selain sesi materi dan praktik, kegiatan PKM ini juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab.

Siswa/i diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan pertanyaan, pendapat, maupun kendala yang mereka hadapi selama praktik.

Antusiasme peserta terlihat jelas, di mana siswa/i yang awalnya tampak malu-malu mulai berani bertanya dan berbagi pengalaman terkait kegiatan administrasi yang pernah mereka lakukan di sekolah.

Tim mahasiswa memberikan arahan serta tips tambahan agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di dunia kerja nyata.

Kegiatan PKM ini ditutup dengan dokumentasi foto bersama antara tim mahasiswa, dosen pembimbing, guru pendamping, dan seluruh siswa/i peserta.

Berdasarkan hasil pengamatan selama kegiatan, mayoritas peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menerapkan etika pelayanan prima, menjaga keselamatan kerja, serta menggunakan teknologi administrasi dengan lebih baik.

Kepercayaan diri siswa/i juga meningkat secara signifikan, terutama setelah mengikuti sesi roleplay Customer Service dan praktik penyusunan dokumen.

Pihak SMK Negeri 5 Bandar Lampung memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan PKM ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkaya pengalaman praktik siswa/i.

Melalui kegiatan PKM ini, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan metode pembelajaran aktif, roleplay, dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan mampu membekali siswa/i dengan keterampilan, pengetahuan, dan sikap profesional.

Sehingga mereka menjadi lulusan SMK yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja. (*)

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.