Pemprov Riau Pastikan 2.400 Hektare Lahan Sawit di Kawasan Tesso Nilo Siap Dihijaukan Kembali
Muhammad Ridho February 13, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus mempercepat pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melalui program penghijauan dan relokasi masyarakat.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan reboisasi di lahan seluas 2.400 hektare.

Upaya ini menjadi bagian penting dalam mengembalikan fungsi kawasan konservasi yang selama ini terdampak alih fungsi lahan.

“Lahan seluas 2.400 hektare akan segera kita tanami kembali. Ketersediaan lahannya juga akan kita laporkan ke Kementerian Kehutanan,” katanya usai menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP), Jumat (13/2/2026). 

Dalam pertemuan itu, pemerintah menerima berbagai masukan terkait perkembangan pemulihan kawasan Tesso Nilo.

Selain penghijauan, pemerintah juga menyiapkan langkah relokasi bagi masyarakat yang telah menyerahkan lahan sawitnya kepada negara. 

Baca juga: Pemprov Riau Perkuat Pencegahan Malaria Lewat Fogging dan Larvasidasi

Baca juga: Kades di Riau Mulai Mengeluh Pemotongan Dana Desa: Untuk Operasional Saja Sudah Habis

Saat ini tercatat sekitar 3.900 subjek kepemilikan dengan total luasan kurang lebih 10.000 hektare telah diserahkan kepada pemerintah.

Untuk relokasi, tersedia lahan sekitar 632 hektare yang akan dikoordinasikan bersama Satgas PKH.

SF Hariyanto menegaskan, relokasi dilakukan secara bertahap dan mengedepankan pendekatan humanis. Pemerintah memastikan tidak ada warga yang ditinggalkan.

“Kita siapkan dulu sarana dan prasarana seperti sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas pendukung lainnya. Setelah semuanya siap, baru masyarakat dipindahkan,” jelasnya.

Menurut SF Hariyanto, pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman bersama agar Tim Percepatan Pemulihan Tesso Nilo (TP2TNTN) tetap melanjutkan tugasnya sesuai program dan dasar hukum yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, kita sudah sepakat. Program dan dasar hukum pelaksanaan kegiatan sudah kita sampaikan. Tim tetap bekerja untuk memulihkan kawasan ini,” katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.