TRIBUNNEWS.COM - Inilah prakiraan cuaca di wilayah Papua untuk besok Sabtu 14 Februari 2025.
Mulai dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Waropen, Kabupaten Biak Numfor, hingga Kabupaten Kepulauan Yapen.
Sementara itu Kabupaten Supiori diprediksi akan Berawan.
Berikut prakiraan cuaca di wilayah Papua, besok Sabtu 14 Februari 2026 dikutip dari website BMKG.
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu udara: 23–30 °C
Kelembaban udara: 74–98 persen
Cuaca : Hujan Ringan
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Jawa Tengah Hari Ini Jumat 13 Februari 2026: Semarang Potensi Hujan Lebat
Suhu udara: 22–30 °C
Kelembaban udara: 63–99 persen
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu udara: 21–26 °C
Kelembaban udara: 62–99 persen
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu udara: 23–28 °C
Kelembaban udara: 75–98%
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu udara: 21–29 °C
Kelembaban udara: 64–99%
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu udara: 22–31 °C
Kelembaban udara: 61–99%
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu udara: 21–30 °C
Kelembaban udara: 66–99%
Cuaca : Berawan
Suhu udara: 21–30 °C
Kelembaban udara: 60–99%
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu udara: 21–30 °C
Kelembaban udara: 60–99%
Sementara itu, BMKG juga merilis peringatan dini untuk wilayah Papua per 13 Februari 2026 untuk mewaspadai adanya hujan sedang sampai lebat disertai angin kencang.
Beberapa wilayah yang terdampak di antaranya Kabupaten Biak Numfor: Biak Timur, Samofa, Oridek, dan sekitarnya.
Dan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Biak Numfor: Biak Utara, Padaido, dan sekitarnya.
REKOMENDASI :
1. Kepada masyarakat dan Instansi terkait agar waspada terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologis (dampak cuaca esktrem) seperti hujan lebat hingga sangat lebat dalam skala lokal, serta angin kencang yang dapat mengakibatkan dampak seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta dampak kerusakan lainnya;
2. Khusus untuk daerah(Prov, Kab/Kota, Kec) dengan topografi curam/bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai/kali, untuk mewaspadai potensi genangan/banjir. Selain itu, waspada dengan adanya pohon, reklame, atau benda lain yang bisa roboh saat terjadi angin kencang;
3. Kepada BPBD, Balai (Besar) Wilayah Sungai (BWS) dan KORLANTAS (Kepolisian setempat), agar menghindarkan masyarakat dan arus lalu lintas dari zona rawan longsor, banjir dan banjir bandang, selama periode Peringatan Dini. Cuaca dari BMKG;
4. Masyarakat yang meninggalkan rumah akibat potensi cuaca ekstrim dapat kembali kerumah 1-2 jam setelah peringatan dini berakhir
5. Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg , aplikasi infoBMKG
(Tribunnews.com/ Salma)