TRIBUNNEWS.COM - Pemilik Derbi Mataram, Persis Solo dan PSIM Yogyakarta menelan rasa yang sama hasil imbang pekan 21 Liga 1 Super League 2025/2026.
Persis dan PSIM pada pekan 20 mencoba saling mengalahkan, yang berujung hasil imbang 0-0, kembali beraksi hari ini, Jumat (13/2) sore WIB.
Sayangnya, pemilik Derbi Mataram ini gagal meraih kemenangan ketika menghadapi masing-masing lawannya.
PSIM Yogyakarta yang melakoni laga tandang, sedikit lebih baik karena mencuri satu poin. Sementara Persis Solo yang melakoni pertandingan kandang, dirugikan karena gagal meraih kemenangan di depan pendukungnya sendiri.
Bahkan dengan ada hadiah penalti yang diberikan, Persis Solo gagal mengantongi angka penuh. Di sisi lain, hasil imbang Persis Solo di Stadion Manahan, membuat mereka belum lepas dari jerat zona degradasi.
Persik Kediri lebih dulu memecah kebuntuan pada menit 31'. Adalah Jon Toral yang mencetak gol plesing memanfaatkan assist Ernesto Gomez.
Berselang enam menit PSIM menyamakan kedudukan via Ezequiel Vidal. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Tak ingin kehilangan poin penuh di kandang, Macan Putih, julukan Persik Kediri kembali memimpin via penalti eks Persib Bandung, Ezra Walian (55').
PSIM Yogyakarta memastikan, mencuri satu poin dari Stadion Gelora Joko Samudro setelah Vidal mencetak brace alias gol keduanya di menit 62'.
Hasil ini tidak mengubah posisi PSIM di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga 1. Mereka membukukan 31 poin. Sedangkan Persik Kediri naik ke peringkat 11 berbekal 25 angka.
Baca juga: Yang Menarik dari Pekan 21 Super League: Nasib Persis, Tren Persebaya, hingga Duel Borneo vs Persib
Hasil serupa dibukukan Persis Solo. Rival PSIM Yogyakarta dalam Derbi Mataram ini menelan hasil imbang di kandang. Namun raihan satu angka ini serasa kalah karena mereka bermain di Manahan, plus butuh poin maksimal untuk lepas dari jerat degradasi.
Berlangsung di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Persis bertindak sebagai tuan rumah takluk lewat skor 1-2.
Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, sejatinya memiliki peluang untuk memecah kebuntuan di menit ke-15 melalui hadiah gesek voucher atau penalti.
Namun Roman Paparyga yang maju sebagai penendang, justru gagal menjalankan tugasnya secara klinis.
Momentum ini dimanfaatkan tim tamu untuk lebih dulu memimpin. Tepatnya menit 33, Junior Brandao mengubah papan skor melalui eksekusi penalti.
Berselang sembilan menit, untuk membayar lunas kegagalan penalti, Roman Paparyga sukses menorehkan namanya di papan skor, meneruskan umpan Andrei Alba. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Madura United berbalik memimpin melalui Mendenca di menit 66'. Ketika Madura United akan meraih kemenangan, Persis Solo diselamatkan melalui gol Dusan Mijic menit 90+2'.
Hasil ini tidak mengubah posisi kedua tim. Persis Solo masih lengket sebagai juru kunci klasemen. Mereka mengemas 12 poin di peringkat 18.
Sedangkan Madura United gagal menjauhkan diri secara maksimal dari intaian zona degradasi. Tim asal Pulau Garam ini berada di urutan 14 dengan poin 19.
(Tribunnews.com/Giri)