Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON - Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar sosialisasi edukatif bertema “Jadi Keren Tanpa Nyakitin: Bangun Empati, Hentikan Intimidasi”.
Sosialisasi yang diikuti puluhan pelajar ini digelar di SMP Negeri 2 Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan mahasiswa KKN-PPM XXXVIII Kelompok 10, bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap bahaya perundungan (bullying) sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Kegiatan diawali dengan senam bersama untuk menciptakan suasana menyenangkan serta membangun keakraban antara mahasiswa dan para siswa.
Mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian, bentuk, serta dampak bullying.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui ice breaking, tanya jawab, dan diskusi kelompok sehingga siswa dapat terlibat aktif selama kegiatan berlangsung.
Baca juga: TNI Siapkan 8.000 Personel untuk Misi Perdamaian di Gaza, Target Berangkat April–Juni 2026
Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang untuk menyakiti orang lain, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun sosial.
Mereka juga mencontohkan tindakan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, seperti mengejek, mengucilkan teman, menyebarkan rumor, hingga intimidasi secara langsung.
Mahasiswa menekankan bahwa dampak bullying tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis korban.
Dampaknya antara lain menurunnya rasa percaya diri, munculnya kecemasan dan stres, terganggunya konsentrasi belajar, hingga berisiko menyebabkan gangguan kesehatan mental dalam jangka panjang.
Acara kemudian ditutup dengan sesi refleksi singkat dan foto bersama.
Wakil Kepala SMP Negeri 2 Muara Batu, Meutia, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi anti-bullying sangat penting untuk membangun karakter siswa sejak dini.
Baca juga: Roy Suryo Cs Ajukan Surat ke Irwasum Polri, Minta Penyidikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi Dihentikan
“Alhamdulillah, terima kasih atas kontribusinya di SMPN 2 Muara Batu.
Kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting untuk mengingatkan siswa tentang bahaya bullying serta menumbuhkan rasa empati dan saling menghargai antar sesama.
Terima kasih telah memberi contoh positif dan menciptakan kebersamaan antara mahasiswa, guru, dan seluruh siswa,” ujarnya.
Koordinator kegiatan, Fadli Ichwanul Arfi, berharap sosialisasi ini menjadi langkah awal perubahan budaya di lingkungan sekolah.
“Semoga kegiatan sosialisasi anti-bullying ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Mari bersama kita bangun budaya saling menghormati, karena setiap anak berhak merasa aman dan bahagia di sekolah,” ungkapnya.
Baca juga: BNPB Salur Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Rumah Rusak Sedang di Aceh Barat, Rusak Ringan Rp15 Juta
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unimal berharap para siswa semakin memahami pentingnya empati, saling menghargai, serta berani menolak dan melaporkan tindakan bullying kepada guru atau pihak sekolah. (*)