Tekan Harga Jelang Ramadan, Pemkot Pekalongan Gelar Operasi Pangan Murah Tiga Hari
raka f pujangga February 13, 2026 10:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Pekalongan menggelar operasi pangan murah selama tiga hari, Jumat (13/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026), di GOR Jetayu.

Langkah ini dilakukan untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok, sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Baca juga: Warga Talun Pekalongan Serbu Gerakan Pangan Murah, Harga di Bawah Pasar

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan tersebut merupakan hasil sinergi bersama Perum Bulog, Bank Indonesia Tegal, serta Rooang Karya Kanzus Sholawat.

Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, mengatakan operasi pangan murah menjadi bentuk intervensi pemerintah agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau. 

Terlebih, sebagian warga Kota Pekalongan baru saja terdampak bencana banjir sehingga membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan pokok.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga wajar. Pemerintah hadir untuk membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan," ujarnya.

Ia menjelaskan, selama pelaksanaan operasi, setiap hari disediakan 750 kantong beras yang terdiri atas 400 kantong beras premium dan 350 kantong beras SPHP. 

Selain itu, tersedia minyak goreng dan gula pasir masing-masing 600 kilogram, telur ayam 100 kilogram, serta bawang merah dan bawang putih sebanyak 500 kilogram.

Harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasaran, antara lain beras premium kemasan 5 kilogram Rp 63.000, beras SPHP 5 kilogram Rp 55.000, minyak goreng Rp 14.500 per liter, gula pasir Rp 15.500 per kilogram, telur ayam Rp 27.500 per kilogram, daging ayam Rp 35.000 per ekor, bawang merah Rp 36.000 per kilogram, dan bawang putih Rp 33.000 per kilogram. 

Produk lain seperti aneka makanan beku, sayuran, cabai, ikan, serta olahan hasil perikanan juga tersedia.

"Untuk menjaga pemerataan, pembelian dilakukan menggunakan sistem kupon dengan pembatasan maksimal dua item per jenis komoditas bagi setiap pembeli," ujarnya.

Baca juga: Dari HPN 2026 untuk Tirto Pekalongan, Aksi Nyata Bantu Korban Banjir

Eva warga Kelurahan Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pangan murah tersebut.

Ia menyebut, selisih harga cukup signifikan dibandingkan harga di pasar.

"Beras premium di pasaran sekitar Rp 75 ribuan, di sini Rp 63 ribu. Selisihnya lumayan dan pelayanannya cepat," tuturnya. (Dro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.