TRIBUNJOGJA.COM, GRESIK - Persik Kediri harus puas berbagi poin usai bermain imbang 2-2 melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.
Meski sempat dua kali unggul, Macan Putih gagal mengamankan kemenangan dan dinilai kehilangan dua poin penting.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menilai timnya tampil lebih baik sepanjang pertandingan dan menciptakan peluang-peluang berbahaya, termasuk yang membentur tiang gawang.
Namun, sejumlah detail kecil menjadi pembeda hasil akhir laga.
“Kita tahu bahwa kami lebih baik dari mereka, kami memiliki peluang terbaik, tapi membentur tiang gawang. Namun akhirnya skor menjadi 2-2,” ujar Reina.
Menurutnya, secara permainan terdapat banyak hal positif yang ditunjukkan para pemain. Namun dalam sepak bola profesional, kesalahan kecil bisa berakibat fatal.
“Ada banyak hal positif karena tim bermain sangat baik, tetapi ada detail-detail yang jika tidak diperhatikan akan sangat merugikan,” tegasnya.
Reina menyebut timnya sejatinya kehilangan dua poin dalam laga tersebut. Ia meyakini tanpa kesalahan pada momen-momen krusial, Persik bisa mengamankan kemenangan.
“Hari ini kami kehilangan dua poin karena tanpa kesalahan itu saya yakin kami akan menang. Tapi saya senang dengan performa tim, dan sekarang kami fokus ke pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Menanggapi evaluasi atas dua gol balasan PSIM, Reina mengakui terdapat kesalahan dalam proses gol pertama yang akan menjadi bahan pembelajaran.
“Kami melakukan beberapa kesalahan pada gol pertama. Itu akan kami pelajari dan kami akan menjadi lebih baik ke depannya,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keunggulan setelah mencetak gol. Menurutnya, tim harus mampu mengontrol permainan dan menambah gol untuk mengamankan hasil.
“Saat anda mencetak gol, anda harus mencoba mempertahankan hasil tersebut. Jika bisa mencetak gol lagi tentu akan lebih baik,” katanya.
Reina mengingatkan bahwa Persik masih dalam proses pembangunan tim, terlebih dengan banyaknya pemain baru dan dirinya yang baru dua bulan menangani tim.
“Kami masih tim yang sedang dalam tahap pembangunan dengan banyak pemain baru. Saya datang dua bulan lalu, jadi setiap minggu kami akan menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, pemain Persik, Jon Toral, mengaku timnya sebenarnya memiliki perasaan lebih baik sebelum akhirnya harus puas dengan satu poin.
“Tentu saja kami menginginkan tiga poin. Mudah-mudahan kami bisa membawa sensasi yang kami miliki sekarang untuk pertandingan berikutnya demi mendapatkan tiga poin,” kata Toral.
Ia menambahkan, ketika gagal meraih kemenangan, setidaknya tim harus memastikan tidak menelan kekalahan.
“Saat kita tidak menang, kita harus memastikan kita tidak kalah. Jadi kami perlu mengambil poin ini dan melangkah dengan percaya diri untuk pertandingan minggu depan,” tandasnya.