Jasad Korban Kebakaran Rumah di Siendeng Gorontalo Ditemukan dalam Kamar
Aldi Ponge February 14, 2026 12:47 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM - Jasad Yeti Mahmud (48), korban kebakaran rumah di Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo ditemukan dalam kamar.

Sebuah rumah warga di Kelurahan Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran tragis yang terjadi pada Jumat (13/2/2026) sore. 

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Gorontalo, Agus Yono Taha, mengungkapkan petugas menemukan posisi jasad korban di dalam kamar bagian depan rumah yang terbakar tersebut.

“Korban dievakuasi dari dalam kamar, di kamar depan. Saat ditemukan, korban masih berada di dalam ruangan tersebut,” ungkapnya pada Jumat pukul 17.20 Wita

Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit Aloei Saboe. "Satu jiwa akibat kebakaran ini sudah dievakuasi ke rumah sakit. Untuk identitas korban, sementara masih didata oleh pemerintah kelurahan dan disesuaikan dengan data kependudukan,” jelasnya.

BPBD Kota Gorontalo menyebut tingkat kerusakan rumah akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar 60 persen. Bagian atap dan seluruh isi rumah dipastikan hangus terbakar.

“Kalau kita lihat kondisi kerusakan memang sudah parah. Atap terbakar dan isi bangunan hampir seluruhnya ludes,” kata Agus.

Kantanya, enanganan kebakaran ini dilakukan tim gabungan terdiri Pemadam Kebakaran, Satpol PP, BPBD, aparat kepolisian, serta TNI.

Terkait penyebab kebakaran, Agus menegaskan petugas masih melakukan pengumpulan data awal dan menunggu proses identifikasi lanjutan.

“Untuk dugaan sementara belum kita ketahui. Saat ini BPBD masih melakukan pengambilan data dan identifikasi awal. Informasi ini juga sudah kami sampaikan ke pimpinan,” katanya.

Amatan TribunGorontalo.com, peristiwa tersebut menyita perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi rumah terbakar. Warga histeris saat jasad korban dievekuasi petugas.

Api menghanguskan hampir seluruh bagian bangunan, mulai dari atap hingga isi rumah, menyisakan dinding yang menghitam dan puing-puing berserakan.

Hingga pukul 17.20 Wita, petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku memadamkan api dan melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. 

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah menguasai hampir seluruh bangunan.

Damkar Hampir Tiga Jam Padamkan Kebakaran Rumah di Siendeng Gorontalo

Suasana saat kebakaran rumah di Siendeng 999999
KEBAKARAN RUMAH - Suasana saat kebakaran rumah di Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Jumat (13/02/2026)

Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah warga di Kelurahan Siendeng pada Jumat (13/2/2026) sore. 

Api yang dengan cepat membesar melahap atap hingga isi bangunan, menyisakan dinding menghitam dan puing-puing berserakan di sekitar lokasi.

Kelurahan Siendeng dikenal sebagai kawasan permukiman padat yang berada tidak jauh dari garis pantai. 

Jarak antar rumah yang cukup rapat membuat warga sekitar sempat khawatir api akan menjalar ke bangunan lain.

Kobaran api terlihat cepat menjalar ke bagian atas bangunan. Atap rumah didominasi material kayu membuat api mudah menyebar.

Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Kebakaran Kota Gorontalo, Muh Luthfie Latief, mengatakan kondisi bangunan menjadi salah satu faktor utama cepatnya penjalaran api. 

Rumah yang terbakar diketahui merupakan bangunan lama dengan material yang mudah terbakar.

“Bangunan ini bangunan tua. Selain itu, ada indikasi arus listrik belum terputus saat kejadian. Ketika dipicu panas, api langsung cepat menjalar,” jelasnya.

Informasi awal yang diterima petugas menyebutkan sumber api berasal dari bagian belakang rumah, tepatnya area dapur. 

Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi, api dengan cepat merambat ke bagian atas bangunan.

“Informasi awal dari belakang, dari dapur. Tapi saksi melihat api sudah menjalar di bagian atas bangunan,” kata Luthfie.

Di Siendeng rumah-rumah berdempetan, petugas harus bergerak cepat melokalisir api agar tidak merambat ke rumah warga lainya.

Petugas Damkar Terkendala Suplai Air

KEBAKARAN RUMAH - Suasana saat kebakaran rumah di Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Jumat (13/02/2026)
KEBAKARAN RUMAH - Suasana saat kebakaran rumah di Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Jumat (13/02/2026) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Di lapangan, proses pemadaman tidak berjalan mudah.  Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku cukup lama karena keterbatasan suplai air di sekitar lokasi kejadian.

“Kalau kendala teknis pemadaman tidak ada, yang menjadi kendala memang keterbatasan suplai air, sehingga petugas harus bolak-balik mengisi air lalu melanjutkan pemadaman,” ungkap Luthfie.

Beberapa unit mobil pemadam kebakaran silih berganti meninggalkan area kebakaran untuk mengisi air. Proses ini membuat pemadaman berlangsung cukup lama.

Proses pemadaman berlangsung sejak laporan diterima pukul 15.29 Wita hingga sekitar pukul 17.30 Wita.  Hingga sore hari, petugas masih melakukan pendinginan terakhir di sejumlah titik yang sebelumnya terbakar.

Untuk menangani kebakaran tersebut, petugas damkar mengerahkan sejumlah mobil kebakaran yakni 2 unit berasal dari Damkar Kota Gorontalo, 1 unit dari Damkar Bone Bolango, 1 unit dari Damkar Provinsi Gorontalo, satu unit suplai air dari PDAM.

Kronologi Kebakaran Rumah di Siendeng Gorontalo

KEBAKARAN RUMAH - Suasana saat kebakaran rumah di Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Jumat (13/02/2026)
KEBAKARAN RUMAH - Suasana saat kebakaran rumah di Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Jumat (13/02/2026) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Kebakaran rumah di Kelurahan Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, pada Rabu sore, menewaskan seorang perempuan bernama Yeti Mahmud.

Yeni Mahmud (62), pemilik rumah menceritakan detik-detik awal kebakaran yang terjadi begitu cepat. 

Ia mengaku tidak mengetahui sumber api, saat menyadari kejadian, asap sudah terlihat tebal di bagian atas rumah.

"Saya juga tidak tau, asap sudah banyak," ujar Yeni kepada TribunGorontalo.com.

Saat peristiwa terjadi, Yeni sedang beristirahat di dalam rumah. 

Sementara itu, saudarinya, Yeti Mahmud, juga tengah tertidur bersama seorang cucunya.

Kepanikan langsung terjadi ketika asap semakin tebal. 

Yeni pun bergegas menyelamatkan diri dengan membawa cucunya yang sebelumnya sekamar dengan Yeti. 

"Saya sudah panik, saya keluar dengan dia (cucu)," katanya.

Dalam situasi panik tersebut, Yeni mengaku belum menyadari bahwa saudaranya masih berada di dalam rumah. 

Ia baru tersadar setelah api mulai membesar dan situasi semakin genting.

"Adik saya, panggil-panggil dia (Yeti) tidak menjawab," ungkapnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, barulah diketahui bahwa Yeti Mahmud masih berada di dalam rumah saat kebakaran terjadi.  Korban ditemukan dalam kondisi telah terbakar. (*/Jefri/Jian) 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.