SURYA.CO.ID - Bulan suci Ramadan 2026 tinggal menghitung hari.
Sebagai salah satu pilar utama dalam rukun Islam, ibadah puasa Ramadan menjadi amalan wajib yang dinantikan.
Secara harfiah, puasa memiliki makna yang mendalam dalam pengendalian diri.
"Puasa berarti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat dan beberapa syarat tertentu," sebagaimana dikutip SURYA.CO.ID dari buku Pendidikan Agama Islam Kelas VIII.
Berikut ini bacaan niat puasa Ramadan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa."
Artinya:
Saya berniat puasa Ramadan esok hari untuk menjalankan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena mentaati perintah Allah Ta’ala.
Adapun hal-hal yang disunnahkan dan yang membatalkan puasa:
Hal-hal yang disunnahkan dalam puasa
Hal-hal yang membatalkan puasa
Terdapat pula hal-hal yang mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa adalah semua perbuatan yang dilarang oleh Islam.
Baca juga: Doa 1 Ramadan dan Keutamaan Menyambut Malam Pertama Bulan Puasa 2026
Contoh perbuatan yang dilarang yakni membicarakan kejelekkan orang lain, berbohong, mencaci maki orang lain, dan sebagainya.
Meski berpuasa merupakan kewajiban bagi setiap muslim, tetapi dalam keadaan tertentu seseorang diperbolehkan untuk tidak berpuasa.
Orang-orang yang diperbolehkan meninggalkan puasa tersebut adalah sebagai berikut:
Namun, orang tersebut harus mengganti puasa pada hari lain apabila sudah sembuh nanti.
Orang tua yang sudah lemah sehingga tidak kuat lagi untuk berpuasa.
Nantinya wajib membayar fidyah, yakni bersedekah tiap hari ¾ liter beras atau yang sama dengan itu kepada fakir miskin.
Jika khawatir akan menjadi mudarat kepada dirinya sendiri atau beserta anaknya, maka wanita yang sedang hamil dan menyusui wajib mengqada puasanya sebagaimana orang yang sedang sakit.
Namun jika hanya khawatir akan menimbulkan mudarat bagi anaknya, maka wajib mengqada puasanya dan membayar fidyah kepada fakir miskin.
Melansir laman baznas.go.id, bulan Ramadan memiliki keutamaan yang memberikan banyak manfaat kepada umat Islam.
Berikut keutamaan bulan Ramadan:
1. Bulan Diturunkannya Al-Quran
Ramadan menjadi bulan diturunkannya Al-Quran.
“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil)….” (Al-Baqarah, 185:2)
Hal ini menjadikan bulan Ramadan sebagai bulan yang istimewa bagi umat muslim.
Maka membaca dan memahami makna setiap ayat Al-Quran saat bulan Ramadan menjadi salah satu ibadah yang dapat dilakukan oleh setiap umat muslim untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan menguatkan keimanan kepada Allah SWT.
2. Ditutupnya Pintu Neraka, dan Dibukanya Pintu Surga
Dari hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah R.A., Rasulullah SAW bersabda bahwa pada bulan Ramadan ini, pintu surga akan dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.
Merujuk hadits tersebut, bulan Ramadan menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk meningkatkan amal ibadah, sebab Allah SWT telah memberikan kemudahan dalam melakukan berbagai kebaikan selama bulan suci ini.
Selain itu, janji Allah tentang dilipatgandakannya pahala pada bulan Ramadan semakin menjadi penguat bagi umat muslim untuk meningkatkan iman selama bulan Ramadan.
3. Terdapat Malam Lailatul Qadar
Di bulan Ramadan terdapat satu malam yang sangat dinanti oleh umat Muslim karena keistimewaan dan keutamaannya, yakni malam Lailatul Qadar.
Malam ini dianggap istimewa sebab dipercaya Allah SWT membuka pintu langit seluas-luasnya, melimpahkan ampunan, serta mengabulkan doa-doa hamba-Nya.
Tak sampai di situ, malam lailatul qadar juga lebih baik daripada seribu bulan.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Oleh sebab itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal baik selama malam Lailatul Qadar agar berpeluang meraih keutamaannya.
4. Bulan Terkabulnya Doa
Keutamaan bulan Ramadan dari bulan lainnya adalah bulan Ramadan menjadi salah satu waktu mustajab untuk memanjatkan doa.
Seperti yang dijelaskan dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah R.A. yang artinya,
“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang yang didzalimi.” (HR. Ahmad 2:305)
Mengacu hadits tersebut, orang yang sedang berpuasa termasuk tiga golongan yang doanya tidak ditolak, sehingga saat Ramadan tiba umat Muslim dianjurkan untuk lebih sering memanjatkan doa.
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung