Grid.ID - Kabar bahagia datang dari penyanyi Shanty. Setelah membuat heboh jagat maya dengan postingan bertuliskan "Yes I Do" yang diaminkan oleh lebih dari satu juta orang, Shanty akhirnya buka suara.
Bukan sekadar gimmick, ternyata ada kisah spiritual yang bikin merinding di balik lagu terbarunya. Ia resmi merilis singel terbarunya yang berjudul “I Do” pada Jumat (13/2/2026) hari ini.
Dalam konferensi pers peluncuran lagu tersebut, Shanty blak-blakan menceritakan keajaiban yang ia alami. Wanita yang kini genap berusia 47 tahun itu mengaku sudah rutin melakukan journaling atau menulis buku harian sebagai bentuk doa dan manifestasi kepada Tuhan sejak pertengahan 2025. Siapa sangka, apa yang ia tulis secara spesifik pada tanggal 4 Agustus 2025, menjelma menjadi kenyataan lewat sebuah lagu.
"Kata-kata ini baru saya tulis Rabu malam. Meluncur begitu saja dari jiwa... Miracle ini berjudul: I Do," kata Shanty kepada awak media dalam jumpa pers secara daring, Jumat (13/2/2026).
Shanty kemudian menunjukkan bukti tulisan tangannya di jurnal yang berbunyi:
"Hey my soulmate, I'm waiting for you. You are coming right on time. Not late, not too soon. The one who will put ring on my finger and propose and I say I Do."
Ajaibnya, pada November 2025, manajernya menyodorkan sebuah lagu baru yang belum pernah Shanty dengar sebelumnya. Betapa kagetnya Shanty saat mendapati lirik lagu tersebut sama persisk dengan doa yang ia tulis di jurnalnya.
Padahal, lagu “I Do” dikomposeri oleh Pringgo Aryo Pradana, dengan lirik yang ditulis oleh Pringgo bersama Vicky Shu. Shanty mengaku belum pernah bertemu atau curhat colongan dengan mereka sebelumnya.
"Begitu gue dengerin, liriknya bikin saya merinding. Benar-benar merinding sampai berkaca-kaca. Kok bisa plek ketiplek gitu," ujar pelantun Hanya Memuji ini dengan berbinar.
Lagu ini bukan hanya soal romansa mencari pasangan, tapi transformasi batin seorang Shanty. Setelah bertahun-tahun hidup dengan energi mengejar karier dan cinta, Shanty kini mengubah pola pikirnya menjadi menerima.
Mantan VJ MTV ini mengaku sempat merasa lelah dengan pola hidupnya yang selalu bekerja keras, namun merasa hasilnya stagnan.
"Saya biasa dengan energi, 'Ayo kerja lagi! Push through!'. Tapi di usia 47, saya diajarkan Tuhan untuk let go. Berserah," curhatnya.
Ia percaya bahwa jodoh dan kebahagiaan itu datang di waktu Tuhan. Bukan waktu yang ditentukan manusia.
"Saya ganti finding love (mencari cinta) dengan receiving love (menerima cinta). Energinya langsung berubah. Saya jadi menerima cinta dari segala penjuru," tambahnya.
Kini, lewat 'I Do', Shanty seolah memproklamirkan bahwa dirinya sudah siap membuka hati sepenuhnya.
"Saya perlakukan diri saya bak Ratu (Queen) dulu, baru saya bisa menarik cinta yang memperlakukan saya seperti Ratu," tegas Shanty.
Singel “I Do” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital mulai 13 Februari 2026. Video klipnya yang digarap kilat hanya dalam 5 hari di Bali juga menyuguhkan visual cantik yang menggambarkan kesiapan Shanty menyambut soulmate.