Pertama Bernardo Tavares ingatkan pemainnya waspadai kekuatan Bhayangkara jelang laga hari Sabtu.
Kedua Kekuatan tak terduga Bhayangkara FC dalam pertandingan di GBT
Persebaya akan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (14/2/2026) besok malam.
Persebaya lebih diunggulkan menyambut laga pekan ke-21 Super League 2025/2026 ini.
Berada di peringkat klasemen lebih baik, posisi lima dengan poin 35. Sementara Bhayangkara FC ada di posisi ke-10 dengan poin 26.
Bhayangkara FC lima laga terakhir tampil kurang konsisten, meraih dua kemenangan, sekali imbang, dan dua kekalahan.
Sementara Persebaya tampil lebih baik, tidak tersentuh kekalahan lima laga terakhir. Sekali imbang, empat laga lainnya menang.
Apalagi kali ini Persebaya akan bermain di kandang sendiri, pemain akan mendapat motivasi tambahan berkat dukungan suporter.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares tidak mau meremehkan Bhayangkara FC meski timnya lebih diunggulkan.
Justru sebaliknya, pelatih asal Portugal itu mewaspadai kekuatan baru Bhayangkara FC yang mendatangkan banyak pemain.
"Dan mereka bukan sekadar pemain, mereka adalah pemain kunci dari klub lain. Jika Anda ingat, mereka merekrut Moussa Sidibe yang merupakan pemain kunci di Persis Solo sebelumnya," kata Bernardo Tavares.
Ada juga nama Privat Mbarga yang sebelumnya menjadi pemain penting di Bali United dan Dewa United.
Tidak ketinggalan Sho Yamamoto, yang tampil bagus di Persis Solo. Juga Ryo Matsumura yang tampil oke bersama Persija Jakarta.
"Jadi mereka punya banyak pemain baru yang tidak perlu adaptasi lagi di Indonesia," terang pelatih asal Portugal itu.
"Sedangkan kami merekrut pemain yang butuh adaptasi. Jadi mereka akan menjadi tim yang berbahaya," tambahnya.
Tantangan lainnya, Persebaya akan tampil pincang pada laga ini
"Skuad kami akan tampil tidak 100 persen karena banyak pemain cedera dan ada yang demam, diare, atau terkena virus," terang Bernardo Tavares.
Tiga pemain yang kemungkinan absen karena cedera, Mihailo Perovic, Malik Risaldi, dan Bruno Paraiba.
Beruntung Bruno Moreira dan Milos Raickovic yang absen di laga terakhir karena akumulasi kartu, sudah bisa dimainkan.
"Jadi kami berharap Bonek dan Bonita bisa datang ke stadion untuk memberikan energi ekstra bagi pemain kami," pungkasnya (amn).
2. Bernardo Tavares Sudah Siapkan Strategi Redam Permainan Cepat Bhayangkara FC
akan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (14/2/2026) besok malam.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyebut laga pekan ke-21 Super League 2025/2026 ini akan menjadi pertandingan tidak mudah.
Pelatih asal Portugal itu menilai penampilan Bhayangkara FC terus meningkat putaran kedua setelah mendatangkan sederet pemain asing baru berpengalaman di kompetisi tanah air.
"Mereka lebih kuat di pertandingan-pertandingan terakhir. Mereka adalah tim yang suka bermain dengan transisi ofensif," kata Bernardo Tavares saat jumpa pers jelang laga, Jumat (13/2/2026).
Permainan cepat Bhayangkara FC semakin berbahaya, karena didukung sederet pemain cepat yang dimiliki mereka.
"Juga pemain-pemain yang bisa menembak dengan sangat baik dari luar kotak penalti. Jadi kita perlu mewaspadai hal ini," tambahnya.
Ia berharap pemain melupakan rentetan hasil positif Persebaya beberapa laga terakhir. Ia sangat yakin apapun yang terjadi di masal lalu tidak membantu apapun pertandingan yang akan datang.
Begitu juga hasil imbang 1-1 dari Bhayangkara FC di pertemuan pertama.
"Sekarang timnya berbeda. Tim ini diperkuat banyak pemain baru dan pemain berpengalaman," tegas Bernardo Tavares.
Meski tidak mudah. Ia percaya dengan kemampuan pemain, sudah siapkan strategi meredam kekuatan Bhayangkara FC.
Apalagi Persebaya mendapat kekuatan baru, Bruno Moreira dan Milos Raickovic yang absen di laga terakhir karena akumulasi kartu, sudah bisa diturunkan.
"Kami akan mencoba menemukan strategi. Agar para pemain berusaha melakukan yang terbaik untuk bisa mendapatkan hasil yang baik di sini," terang pelatih berusia 45 tahun itu.
Mantan pelatih PSM Makassar itu juga berharap dukungan maksimal Bonek dan Bonita.
Ia sangat yakin, dukungan total mereka akan menambah motivasi pemain Persebaya di lapangan.
"Sangat penting bagi Bonek dan Bonita untuk datang besok. Untuk menciptakan suasana yang baik. Saya rasa pertandingan terakhir yang kita mainkan di sini melawan Dewa, suasananya fantastis," pungkas Bernardo Tavares.
Pemain Persebaya, Rachmat Irianto (Rian) juga menyampaikan keyakinan sama. Tim sudah sangat siap menghadapi Bhayangkara FC.
"Mewakili temen-temen, tentunya para pemain sudah siap untuk pertandingan besok," kata Rian.
"Yang pasti kami tidak meremehkan lawan, karena Bhayangkara mendatangkan pemain-pemain baru dan mereka pemain bagus. Intinya besok kami berjuang untuk 3 poin," pungkasnya (amn).
3. Bahaya Kekuatan Bhayangkara FC
Persebaya Surabaya akan menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-21 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (14/2/2026). Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan timnya tidak akan meremehkan kekuatan lawan meski berada dalam tren performa yang lebih baik.
Secara klasemen, Persebaya saat ini menempati peringkat kelima dengan koleksi 35 poin. Sementara Bhayangkara FC berada di posisi ke-10 dengan 26 poin. Dalam lima laga terakhir, Persebaya mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang, sedangkan Bhayangkara meraih dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.
Meski demikian, Bernardo Tavares menilai Bhayangkara FC tetap berbahaya, terutama setelah aktif merekrut sejumlah pemain pada bursa transfer.
“Bhayangkara salah satu tim yang mendapatkan pemain paling banyak di jendela transfer ini,” ujar Bernardo Tavares usai sesi latihan di Lapangan ABC Kompleks Stadion GBT.
Ia menyoroti beberapa nama yang dinilai memiliki kualitas dan pengalaman di kompetisi Indonesia, seperti Moussa Sidibe, Privat Mbarga, Sho Yamamoto, hingga Ryo Matsumura.
“Dan mereka bukan sekadar pemain, mereka adalah pemain kunci dari klub lain. Jadi mereka punya banyak pemain baru yang tidak perlu adaptasi lagi di Indonesia,” jelasnya.
Sebaliknya, Persebaya justru mendatangkan pemain yang masih memerlukan proses penyesuaian, termasuk tiga pemain asing baru yang pertama kali bermain di Indonesia yakni Gustavo Fernandes, Jefferson Silva, dan Bruno Paraiba.
Selain itu, kondisi skuad Bajul Ijo belum sepenuhnya ideal jelang laga ini. Beberapa pemain dipastikan absen akibat cedera maupun masalah kesehatan.
“Skuad kami tidak akan tampil 100 persen karena banyak pemain cedera dan ada yang demam, diare, atau terkena virus,” kata Tavares.
Tiga pemain yang dipastikan absen karena cedera adalah Mihailo Perovic, Malik Risaldi, dan Bruno Paraiba.
Bernardo berharap dukungan suporter dapat memberikan motivasi tambahan bagi timnya untuk mengamankan hasil positif di kandang.
“Kami berharap Bonek dan Bonita bisa datang ke stadion untuk memberikan energi ekstra bagi pemain kami,” pungkasnya.
(tribunmataraman.com)