BIGMATCH Inter Milan Vs Juventus Analisis Prediksi Skor: Si Nyonya Tua Ingin Pertipis Jarak Klasemen
Muhammad Israjab February 14, 2026 02:39 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pekan ke-25 Serie A 2025-2026, menyajikan laga Inter Milan menjamu Juventus di Stadion San Siro, pada Minggu (15/2/2026).

Pertemuan dua raksasa ini kembali menghidupkan atmosfer Derby d’Italia, rivalitas panjang sarat sejarah, gengsi, dan ambisi besar di papan atas klasemen.

Berikut analisis prediksi skor jelang kedua tim bersua, dini hari akan kick off 02.45 WIB. Berikut ulasan kedua tim tersebut.

Skuad Inter datang sebagai pemuncak klasemen sementara, sedangkan Juventus membayangi dari posisi 4 besar dengan selisih poin masih cukup lebar.

Baca juga: Bali United Vs Persija Analisis dan 3 Prediksi Skor: Kompak Bidik Pelampiasan Usai Tumbang Pekan 20

Setelah duel 7 gol mendebarkan pada September lalu, laga kali ini diyakini kembali berlangsung panas tanpa kompromi.

Kala itu, Juventus menang dramatis 4-3 atas Inter di Turin, meski Nerazzurri sempat unggul hingga memasuki 10 menit akhir pertandingan.

Kekalahan tersebut menjadi salah satu noda dalam performa Inter, saat menghadapi tim-tim papan atas musim ini.

Secara keseluruhan, Inter hanya meraih satu poin dari pertemuan melawan sesama penghuni empat besar, termasuk hasil pahit kontra Juventus.

Bahkan dalam tujuh pertemuan liga terakhir melawan Si Nyonya Tua, Inter hanya mampu mencatat satu kemenangan.

Statistik itu menjadi tantangan tersendiri bagi pasukan Cristian Chivu yang tengah memburu Scudetto.

Meski demikian, performa Inter di Serie A musim ini terbilang impresif dan konsisten.

Mereka tak terkalahkan dalam 12 laga liga terakhir dan mulai menjauh dari kejaran para pesaing.

Kemenangan telak 5-0 atas Sassuolo pekan lalu semakin menegaskan dominasi Nerazzurri.

Dalam laga tersebut, Federico Dimarco tampil gemilang, mencatat 3 assist, sementara 5 pemain berbeda mencetak gol.

Hasil itu membuat Inter kini unggul delapan poin atas AC Milan yang berada di posisi kedua.

Baca juga: Analisis Prediksi Skor Arema FC Vs Semen Padang FC: Sama-sama Punya Modal Bagus di Laga Sebelumnya

Secara keseluruhan, Inter telah mengoleksi 57 gol dari 24 pertandingan liga, rata-rata 2,38 gol per laga.

Catatan produktivitas itu bahkan meningkat menjadi 2,75 gol per pertandingan saat bermain di kandang sendiri.

Tak heran jika Inter menjadi tim paling tajam di Serie A musim ini.

Selain memimpin klasemen, Inter juga masih bersaing di kompetisi Eropa.

Kemenangan 2-0 atas Borussia Dortmund memastikan mereka melaju ke babak playoff Liga Champions menghadapi Bodo/Glimt.

Di ajang Coppa Italia, Inter pun telah menembus semifinal dan akan berhadapan dengan Como.

3 trofi masih berada dalam jangkauan Cristian Chivu, pelatih yang pernah menjadi bagian dari skuad treble winner Inter pada 2010.

Namun, bayang-bayang kekalahan telak di final Liga Champions musim lalu dari Paris Saint-Germain masih membekas.

Inter kerap kesulitan menjaga konsistensi ketika menghadapi laga-laga besar bertekanan tinggi.

Sementara itu, Juventus datang dengan misi memangkas selisih 12 poin dari Inter.

Meski peluang Scudetto terbilang tipis, finis di zona Liga Champions tetap menjadi target realistis bagi Bianconeri.

Kegagalan lolos ke kompetisi elite Eropa akan menjadi pukulan besar bagi klub peraih 36 gelar liga tersebut.

Di bawah arahan Luciano Spalletti, yang pernah menangani Inter, Juventus menunjukkan peningkatan performa signifikan.

Baca juga: BIGMATCH PSM Makassar vs Dewa United Analisis Prediksi Skor: Pembuktian Rekrutan Anyar Kedua Tim

Mereka memenangi tujuh dari 10 laga terakhir di Serie A dengan torehan 23 gol.

Namun inkonsistensi masih menghantui, terutama saat bermain tandang.

Dalam 4 laga tandang terakhir di semua ajang, Juventus kalah dua kali dan gagal mencetak gol dalam tiga kesempatan.

Pekan lalu, Juventus bermain imbang 2-2 melawan Lazio setelah Pierre Kalulu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-96.

Meski demikian, mereka baru saja tersingkir dari Coppa Italia usai dikalahkan Atalanta di perempat final.

Di Liga Champions, Juventus akan menghadapi Galatasaray pada fase gugur, menjaga asa mereka di Eropa tetap hidup.

Secara statistik, Juventus telah mencetak 41 gol di liga musim ini, terbanyak kedua setelah Inter.

Dari 12 laga tandang, mereka hanya mencetak 16 gol, angka yang cukup mengkhawatirkan jelang lawatan ke San Siro.

Inter mendapat kabar baik dengan kembalinya Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu ke sesi latihan penuh.

Denzel Dumfries juga sudah kembali berlatih setelah absen panjang sejak November, meski belum pasti masuk skuad.

Di lini depan, Lautaro Martinez tetap menjadi tumpuan utama dengan koleksi 14 gol dan empat assist dari 24 penampilan liga.

Meski produktif, "El Toro" baru 2 kali mencetak gol dalam 15 laga liga melawan Juventus.

Ia kemungkinan akan didampingi salah satu dari Marcus Thuram, Ange Bonny, atau Francesco Pio Esposito.

Baca juga: Persebaya Vs Bhayangkara FC Analisis Prediksi Skor: Bajul Ijo Polesan Bernardo Tavares Masih On Fire

Di kubu Juventus, Dusan Vlahovic dipastikan absen karena cedera, sementara Arkadiusz Milik juga belum fit sepenuhnya.

Jonathan David berpeluang menjadi ujung tombak utama, didukung kreativitas Kenan Yildiz dan Weston McKennie di lini tengah.

Yildiz sendiri memiliki kenangan manis saat mencetak dua gol di San Siro pada pertemuan sebelumnya.

Dengan dua lini serang paling produktif di Serie A saling berhadapan, peluang terciptanya banyak gol kembali terbuka lebar.

Analisis Prediksi Skor:

Prediksi skor Inter Milan vs Juventus di Derby d'Italia pekan ini condong ke kemenangan tipis Inter 2-1

Footballpredictions.net biasanya tekankan duel ketat ini dengan potensi BTTS tinggi.

Mengingat H2H 50 laga terakhir (Juventus 23 menang, Inter 12, 15 imbang) dan rata gol 1.3-1.68 per tim.

Inter unggul di San Siro, 37 menang vs 25 Juventus dari 92 laga, plus tak terkalahkan 5 home terakhir (4W-1D).

Sementara pasar Polymarket beri peluang 47.5 persen Inter menang, 28.5 persen imbang, 23.5 persen Juventus.

Inter puncak klasemen dengan passing akurat 87.1 persen dan 383 sequences 10+ passes terbanyak liga; Juventus solid tapi rentan tandang.

H2H 3 laga San Siro terbaru, 16 gol (rata 5.3/game), kontras 6 laga sebelumnya hanya 9 gol (1.5/game).

Over 2.5 gol realistis (35-43 persen historis), tapi under potensial jika Juventus parkir bus. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.