BANJARMASINPOST.CO.ID - Ada beberapa amalan yang baik dilakukan menjelang tibanya Ramadan 1447 H.
Salah satunya melaksanakan shalat taubat seiring memasuki Ramadan 2026.
Mensucikan diri sebelum memasuki bulan puasa memang sangat dianjurkan.
Usdtadz Abdul Somad memberikan penjelasan beberapa amalan menjelang Ramadan 2026.
Baca juga: Bongkar Kuburan Palsu, Polisi Dapati Fakta, Proses Hukum Konten Kreator yang Live Menginjak-injaknya
Baca juga: Jelang Ramadan, Polres HST Giatkan Patroli Dialogis Langkah Pencegahan Gangguan Kamtibmas
Ustadz Abdul Somad memaparkan apa-apa yang sebaiknya dilakukan menjelang ramadhan 2026.
Salah satunya, bertaubat kepada Allah SWT dan meminta maaf kepada sesama manusia sebelum memasuki Ramadhan.
Setelah itu barulah umat Islam bersih masuk ke dalam bulan suci Ramadhan.
”Nah cara bertaubat diawali dengan mandi taubat terlebih dahulu ," jelas Ustadz Abdul Somad dikuti Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Ustadz Abdul Somad Official Fans.
Penceramah Ustadz Abdul Somad menjelaskan amalan terbaik menjelang bulan Ramadhan 2026.
Hal yang harus dilakukan kaum muslimin menyambut bulan Ramadhan, diserukan Ustadz Abdul Somad hendaknya bertaubat kepada Allah SWT.
Selain itu, Ustadz Abdul Somad menuturkan jika terdapat kesalahan dan khilaf kepada sesama manusia sebaiknya meminta maaf atas kesalahan tersebut.
Kini telah berada di pertengahan menuju akhir bulan Sya'ban 1447 Hijriyah, setelah itu umat muslim memasuki bulan Ramadhan 2026.
Baca juga: Bekuk Seorang Buruh Harian Lepas, Polsek Banjarmasin Selatan Amankan Barang Bukti Puluhan Gram Sabu
Sebagaimana diketahui, pada bulan Ramadhan umat Islam diperintahkan menjalankan puasa selama 30 hari atau satu bulan.
Ustadz Abdul Somad menerangkan hal yang sebaiknya dilakukan yaitu bertaubat kepada Allah SWT dan meminta maaf kepada sesama manusia sebelum memasuki Ramadhan.
"Barulah kita bersih masuk ke dalam bulan suci Ramadhan, cara bertaubat diawali dengan mandi taubat terlebih dahulu," jelas Ustadz Abdul Somad dikuti Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Ustadz Abdul Somad Official Fans.
Mandi taubat sama dengan mandi wajib, yakni membasahi ujung rambut sampai ujung kaki artinya semua anggota tubuh harus basah.
Bagi orang yang sakit dan kondisinya memaksa harus tidak kena air maka bisa bertayammum.
"Agama ini mudah, Allah tidak ingin melihat kita sulit dan susah, bagi yang tidak mandi, tayammum, ambil tanah lalu cium jangan sampai kotoran terbawa, tepuk, lalu usap kepala, tepuk lagi, usap ke tangan sampai ke siku," papar Ustadz Abdul Somad.
Setelah mandi atau tayammum, maka dilakukan sholat sunnah Taubat. Pengerjaan sholat ini sama dengan sholat sunnah lainnya.
Baca juga: Jejak Rekam AKBP Didik Kapolres yang Titip Tas Isi Narkoba ke Polwan, Minta Rp1 Miliar pada Bandar
Waktu pelaksanaan sholat Taubat dikatakan Ustadz Abdul Somad tak terbatas pada waktu tertentu, bisa dilakukan pagi, siang, hingga malam.
"Bagi yang memiliki kebiasaan sholat sunnah di malam hari, sholat sunnah Wudhu terlebih dulu dilanjutkan sholat Taubat, lalu sholat Tahajud, dan sholat Hajat, mintakan segala hajat kita kepada Allah SWT," terang Ustadz Abdul Somad.
Setelah sholat Taubat, berikutnya dilanjutkan beristighfar memohon ampun kepada Allah, bacaannya bisa pendek, agak panjang, hingga panjang.
Bacaan pendek:
أستغفرالله
Astaghfirullah
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah
Bacaan agak panjang:
اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Astaghfirullahal 'adziim
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."
Selain kalimat Astaghfirullahaladziim juga terdapat dzikir istighfar yang lebih panjang yaitu:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه
Astaghfirullah, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah, Zat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Maha hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya."
Baca juga: Aksi Bersih-Bersih Sungai, PT PAMA Impelmentasikan Kampung Berdikari di Guntung Payung Banjarbaru
Bacaan Sayyidul Istighfar
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta Rabbi, La Ilaha illa anta, Khalaqtani wa ana abduka, wa ana ‘ala ahdika wa wa’dika, mas tatha’tu, audzu bika min syarri ma shana’tu, abu’u laka bi ni’matika wa abu’u laka bi dzanbi, faghfir li , fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta,
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Pemeliharaku. Tiada sesembahan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Dan aku berada pada kesepakatan dan perjanjian dengan-Mu, semampuku. Aku berlindung kepada Engkau dari keburukan yang aku perbuat. Aku bertaubat kepada-Mu dengan karunia-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu dengan dosaku. Maka, ampunilah aku karena tiada yang mampu mengampuni dosa kecuali Engkau.”
Niat Shalat Taubat
Bagi Anda yang terbiasa melafadzkan niat shalat, berikut niat shalat Taubat:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushollii sunnatat taubati rok’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: Aku berniat melakukan sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)