TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menggelar apel siaga menjaga keamanan ketertiban masyarakat menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriah di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (14/2/2026).
Sekitar 10.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat mulai dari organisasi kemasyarakatan, buruh, hingga pelajar dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada peserta apel.
Dalam amanatnya, Irjen Asep menekankan pentingnya kesiapsiagaan kolektif untuk menjaga stabilitas keamanan selama bulan suci.
Menurutnya apel siaga menjadi momentum menyatukan langkah seluruh elemen dalam mengawal aktivitas masyarakat agar tetap aman dan tertib.
Baca juga: Tak Ada Persiapan Khusus Sambut Ramadan, Nia Ramadhani Pilih Menata Hati
“Apel ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita semua dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, supaya seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, damai, dan kondusif," jelas Irjen Asep.
Polda Metro Jaya mengusung ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’, yang bermakna semangat untuk menjaga wilayah dari berbagai potensi ancaman dan gangguan.
"Jakarta sebagai wajah bangsa harus tetap dapat stabil, aman, dan tertib,” ucapnya.
Baca juga: Pemerintah Terbitkan Surat Edaran Pembelajaran Selama Ramadan, Siswa Masuk Sekolah 23 Februari
Kapolda Metro juga mengajak peserta apel untuk menjadi teladan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Masyarakat memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Irjen Asep menilai kekuatan Jakarta tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga karakter warganya yang peduli dan saling menjaga.
“Saya percaya bahwa kekuatan Jakarta tidak hanya terletak pada gedung-gedungnya saja, tetapi pada warganya yang tertib, peduli, dan saling mau menjaga. Dan hari ini kehadiran kita menunjukkan bahwa Jakarta tidak dibiarkan berjalan sendiri,” ujarnya.
Melalui apel siaga ini, Polda Metro Jaya kembali menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan masyarakat demi memastikan situasi keamanan Jakarta tetap kondusif sepanjang bulan Ramadan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan sejumlah imbauan terkait pengamanan menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Menurutnya, apel siaga kamtibmas menjadi simbol kehadiran negara dalam menjaga rasa aman masyarakat.
“Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibu Kota untuk Indonesia hari ini dihadiri oleh 10.000 potensi masyarakat, organisasi masyarakat, dan pelajar, kita lihat secara bersama. Ini menunjukkan bahwa memberikan pemerintah, negara hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan tertib menghadapi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah," ungkapnya.
Budi menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama selama Ramadan.
“Kita membangun toleransi kepada umat beragama, masyarakat lainnya untuk menghormati umat Muslim yang melaksanakan ibadah puasa," tuturnya.
Terkait aktivitas hiburan malam, ia menyebut akan ada koordinasi lintas instansi.
“Nah, terkait tentang hiburan-hiburan malam, ini pasti akan ada rapat koordinasi dari pemerintah Kota termasuk PHRI ya, perhotelan, hiburan yang ada di wilayah DKI bagaimana regulasinya tetapi kami jamin pemerintah dalam hal ini Polda Metro Jaya, TNI, Kodam Jaya bersama Pemprov DKI dan seluruh stakeholder hadir 24 jam.”
Ia juga mengingatkan masyarakat agar kegiatan sahur on the road diarahkan ke hal positif tidak menjadi rasa ketakutan, kekhawatiran di masyarakat.
Masyarakat juga diimbau memperhatikan keselamatan saat kegiatan berbagi makanan.
“Begitu juga dengan kegiatan sosial bagi-bagi takjil, bagi-bagi nasi kotak untuk sahur ini juga memperhatikan situasi dan kondisi penerima dan pemberi," ucap Budi.
"Jangan sampai terserempet oleh kendaraan lain, memberhentikan kendaraan bermotor dengan memberi takjil tiba-tiba ngerem mendadak. Nah, ini juga harus kita mitigasi, kita edukasi kepada seluruh masyarakat," katanya.