Berani Pasang Foto Wajah Asli, Gadis Korea Ini Curhat Dibully Sesama Knetz, SEAblings Membela
Galuh Palupi February 14, 2026 05:06 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Perseteruan antara Knetz dan SEAblings masih berlanjut, gadis Korea Selatan ini justru curhat jadi sasaran bullying fisik dari teman-temannya sendiri, sesama Knetz.

Seorang gadis muda asal Korea Selatan pemilik akun X Bernama @lsg_152 bak anomali di antara riuhnya perseteruan Knetz dan SEAblings.

Jika Knetz tengah sibuk menulis ejekan rasis ke netizen Asia Tenggara, gadis Korsel ini justru curhat karena menjadi sasaran bullying dari teman-temannya sendiri, sesama Knetz.

Dalam cuitannya, ia curhat telah menjadi sasaran bullying sejak masih kecil.

Ia sering dihina dengan kata-kata 'jelek' di media sosial.

Bullyan yang ia terima itu membuatnya merasa minder dan kehilangan kepercayaan diri.

Baca juga: Arti Kata SEAblings, Istilah yang Viral di Media Sosial, Ternyata Gabungan dari Dua Kata

CURHAT GADIS KORSEL - Kolase potret gadis Korea Selatan curhat dibully sesama Knetz gegara penampiannya
CURHAT GADIS KORSEL - Kolase potret gadis Korea Selatan curhat dibully sesama Knetz gegara penampiannya (Instagram/@awreceh)

Namun ketika perseteruan Knetz dan SEAblings membuat Heboh media sosial, pandangannya ikut berubah.

Cara SEAblings melawan bullyian Knetz ternyata membuatnya merasa mampu melakukan hal yang sama.

Ia menjadi sadar jika semua bullyan itu hanya ia dapat di media sosial dan tidak perlu dipikirkan ke dunia nyata.

"Saya memiliki sepasang gigi dan maloklusi.

Saya tidak memiliki rasa Percaya diri karena sejak kecil saya selalu dibilang jelek di internet, tetapi setelah melihat ini, saya berpikir, "Mungkin saya juga bisa melakukannya."

Tidak peduli seberapa cantiknya saya menurut orang-orang yang mengenal saya di kehidupan nyata, saya hanya menerima komentar jahat secara online dan foto-foto saya diejek di Facebook, sehingga saya dicuci otak sampai-sampai saya kehilangan kepercayaan diri.

Terimakasih banyak, terimakasih kepada Anda," tulisnya dalam utas yang ia buat.

Melihat cerita yang dari gadis Korea Selatan ini, SEAblings ramai-ramai membela dan memberi dukungan.

SEAblings meyakinkannya bahwa komentar jahat di media sosial tidak akan mempengaruhi kehidupannya di dunia nyata.

Perseteruan Knetz vs Nitizen Indonesia

Baca juga: Tak Cuma Jung Hae In-Denny Cagur, Lee Sung Kyung Disebut Mirip Jule saat Perang Knetz vs SEAblings

Seperti yang diketahui, media sosial viral dengan perang antara netizen Korea Selatan melawan netizen Indonesia.

Perseteruan antara netizen Korea alias Knetz dengan netizen Indonesia itu sampai merajai trending pada hari ini, Kamis (12/2/2026).

Bukan hanya dua negara yang terlibat, beberapa netizen dari negara di ASEAN seperti Malaysia, Thailand, hingga Filipina pun ikut bergabung dalam perseteruan tersebut.

Warganet dari ASEAN itu membela netizen Indonesia atau yang sering dijuluki netizen +62.

Hingga akhirnya gelar SEABlings alias ikatan persaudaraan di antara netizen negara-negara ASEAN pun jadi trending di X (Twitter).

Lantas apa yang sebenarnya terjadi?

SEAblings bukanlah istilah yang baru, digunakan warganet Asia Tenggara sebagai simbol solidaritas lintas negara ASEAN ketika menghadapi isu bersama di ruang digital.
SEAblings bukanlah istilah yang baru, digunakan warganet Asia Tenggara sebagai simbol solidaritas lintas negara ASEAN ketika menghadapi isu bersama di ruang digital. (Twitter atau X)

Dihimpun TribunnewsBogor.com dari Twitter, awal mula konflik di media sosial antaran Knetz dengan netizen Indonesia berasal dari kejadian beberapa hari lalu.

Awalnya, ada band asal Korea Selatan bernama Day6 menyelenggarakan konser di Malaysia di akhir Januari 2026 lalu.

Di konser Day6 tersebut rupanya ada fansite alias fans yang bertugas mengambil foto idol Kpop dari Korea yang datang ke konser itu.

Saat konser Day6 berlangsung, fansite asal Korea itu terciduk membawa kamera profesional berukuran besar dan mengganggu fans lain.

Hal itu akhirnya diviralkan oleh fans Day6 Malaysia hingga membuat fansite tersebut mengamuk.

Keributan antara fans Day6 dengan fansite Korea pun terjadi di X setelah konser berlangsung.

Baca juga: Tak Cuma Jung Hae In-Denny Cagur, Lee Sung Kyung Disebut Mirip Jule saat Perang Knetz vs SEAblings

Fansite Korea itu bahkan kabarnya mengancam netizen Malaysia dengan pasal hukum.

Hingga akhirnya perseteruan itu selesai dan fansite Korea tersebut minta maaf sendiri.

"Perkara awalnya tuh krn pas konser DAY6 di KL, si fansite bawa kamera pro & lensa tele pdhl barang yg dilarang sama promotor konser. Ke foto sama penonton MY. Fansitenya ngamuk, ngancem pake UU ITE. Sempet war kecil, tp akhirnya dia ngetwit minta maaf," tulis akun @kcharenina.

Namun setelah perseteruan antara fans Day6 dengan fansite Korea mereda, justru ada Knetz yang kembali mengungkit soal idol Kpop.

Knetz tersebut lantas melayangkan cuitan bernada rasis terhadap orang-orang di Asia Tenggara hingga kondisi perekonomiannya.

Cuitan Knetz bernada rasis itu lantas dibalas oleh netizen Indonesia.

MEME SEABLINGS - Meme SEAblings, fenomena solidaritas digital warganet dari Asia Tenggara melawan netizen Korea Selatan.
MEME SEABLINGS - Meme SEAblings, fenomena solidaritas digital warganet dari Asia Tenggara melawan netizen Korea Selatan. (Twitter atau X/@andihiyat)

Ingin membela fans Kpop di Malaysia, netizen Indonesia tak terima warga di ASEAN dihina.

Konflik bernada rasis itu akhirnya merembet sampai Knetz membahas soal video klip grup vokal asal Indonesia, No Na.

Knetz meledek video klip lagu No Na yang diambil di tengah sawah.

Tak terima No Na diejek Knetz, netizen Indonesia pun membalasnya.

Beberapa netizen lain dari ASEAN seperti Malaysia hingga Thailand pun membantu netizen Indonesia membalas Knetz.

"Saya tidak punya uang jadi saya tidak bisa menyewa peralatan. Saya mengambil foto ini di ladang. Apakah Anda sedang dalam perjalanan menanam bibit padi?" tulis Knetz.

"Ingat sikit eh ko makan nasi pun sampai kerak kerak rendam air tau," balas netizen Malaysia.

"Kenapa ya orang korea kalo interact sama tweet bahasa inggris, balesnya pake korea. Negara maju tapi penduduknya mostly bobrok inggrisnya," tulis netizen Indonesia

"Saya iri kepada mereka yang fasih berbahasa Inggris tetapi hidup dalam kemiskinan," balas Knetz. (Tribun Trends/GPS/Tribun Sumsel)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.