Francesco Bagnaia menunjukkan tanda kebangkitan jelang musim baru setelah menjalani musim terburuk bersama Ducati.
Davide Tardozzi menyebut mentalitas Pecco kini kembali seperti saat ia berada di puncak performa.
Peningkatan juga terlihat sejak tes Valencia dan Sepang dengan motor GP26 yang lebih nyaman.
Jorge Lorenzo turut mendukung dan menilai masalah Bagnaia lebih bersifat teknis, bukan kemampuan. Meski masa depannya di Ducati diragukan, Pecco kini kembali menjadi ancaman serius.
Baca juga: Prediksi Lengkap Susunan Pemain Arema FC vs Semen Padang Super League, Gabi dan Dalberto Main
Jadwal MotoGP 2026 kemungkinan tayang Siaran Langsung Trans7 dan TV Online.
Siaran Langsung MotoGP 2026 dapat disaksikan juga via Live Streaming Trans7 dan Live Streaming Vision berbayar.
Musim terburuk sepanjang kariernya di tim pabrikan Ducati sempat membuat masa depan Francesco “Pecco” Bagnaia dipertanyakan. Dua kemenangan, peringkat kelima klasemen, serta tertinggal jauh dari rekan setimnya, Marc Marquez, menjadi noda dalam statusnya sebagai juara dunia dua kali MotoGP.
Namun, jelang musim baru, angin perubahan mulai terasa. Bukan hanya dari catatan waktu di lintasan, tetapi juga dari sisi yang lebih mendasar: mentalitas.
Manajer Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, mengungkapkan bahwa sosok Bagnaia yang kembali dari libur musim dingin benar-benar berbeda dari tahun lalu.
“Saya melihat Pecco yang benar-benar baru. Mentalitasnya mengingatkan saya pada versi terbaiknya. Seperti saat ia berada di puncak,” ujar Tardozzi.
Pernyataan itu bukan sekadar basa-basi. Ducati menilai Bagnaia kini kembali menjadi pembalap dengan aura juara, sosok yang lapar, fokus, dan siap bertarung lagi.
Kemerosotan Bagnaia terasa semakin menyakitkan karena terjadi setahun setelah ia meraih 11 kemenangan Grand Prix dan nyaris mencetak hattrick gelar dunia. Saat itu, Pecco adalah wajah Ducati—ikon stabilitas dan konsistensi.
Namun, musim berikutnya segalanya berubah. Motor GP25 tidak memberinya rasa percaya diri, terutama di bagian depan. Setiap masuk tikungan, ia ragu. Setiap keluar tikungan, ia tertinggal.
Di sisi lain, Marquez justru tampil tak tersentuh dengan motor yang sama. Sebelas kemenangan, gelar dunia ketujuh, dan dominasi mutlak membuat kontras keduanya terlihat kejam. Bagnaia pun seperti kehilangan identitasnya.
Titik Balik di Valencia dan Sepang
Harapan itu mulai tumbuh kembali sejak tes Valencia ketika Bagnaia mencoba versi awal GP26. Ia langsung merasakan perbedaan.
Kepercayaan diri itu berlanjut ke tes Sepang, di mana simulasi sprint yang ia jalani disebut sebagai salah satu yang paling menjanjikan sejak ia mengenakan seragam merah Ducati.
Tardozzi menyebut, sejak tes tersebut, Bagnaia sudah menemukan kembali “mental attitude” yang tepat.
“Kami berbicara banyak dengannya, terutama bersama Gigi Dall’Igna. Sekarang kami punya Pecco yang kompetitif lagi.”
Tak hanya dari internal tim, kepercayaan juga datang dari legenda MotoGP, Jorge Lorenzo.
“Pecco masih seorang juara. Dia super cepat, super berbakat, super presisi. Hasil buruknya tidak mencerminkan kemampuannya,” kata Lorenzo.
Menurut Lorenzo, akar masalah Bagnaia bukanlah penurunan skill, melainkan detail teknis—khususnya ride height device di bagian belakang motor yang mengganggu feeling depan.
Ducati Lenovo
- Marc Marquez (2026)
- Pecco Bagnaia (2026)
Red Bull KTM
- Pedro Acosta (Kontrak Multi-tahunan) (2026)
- Brad Binder (2026)
Aprilia Racing
- Jorge Martin (Kontrak Multi-tahunan) (2026)
- Marco Bezzecchi (Kontrak Multi-tahunan) (2026)
Yamaha Monster Energy
- Fabio Quartararo (2026)
- Alex Rins (2026)
Honda HRC
- Luca Marini (2026)
- Joan Mir (2026)
VR46 Ducati
- Fabio di Giannantonio (2026)
- Franco Morbidelli (2026)
Gresini Ducati
- Alex Marquez (2026)
- Fermin Aldeguer (2026)
Pramac Yamaha
- Toprak Razgatlioglu (2027)
- Jack Miller (2026)
LCR Honda
- Johann Zarco (2027)
- Diogo Moreira (kontrak multi-tahunan) (2026)
Trackhouse Aprilia
- Raul Fernandez (2026)
- Ai Ogura (2026)
Red Bull KTM Tech3
- Maverick Vinales (Kontrak Multi-tahunan) (2026)
- Enea Bastianini (Kontrak Multi-tahunan) (2026)
LINK Trans7
LINK Klasemen MotoGP
Link Live Streaming SPOTV
Link Live Streaming Vidio
Jadwal Tes MotoGP 2026
- Valencia: 18 November 2025
- Shakedown Test Sepang: 29-31 Januari 2026
- Sepang, Malaysia: 3-5 Februari 2026
- Buriram, Thailand: 21-22 Februari 2026
Jadwal MotoGP 2026 Lengkap
- MotoGP Thailand: 27 Februari-1 Maret
- MotoGP Brasil: 20-22 Maret
- MotoGP Amerika: 27-29 Maret
- MotoGP Qatar: 10-12 April
- MotoGP Spanyol: 24-26 April
- MotoGP Prancis: 8-10 Mei
- MotoGP Catalunya: 15-17 Mei
- MotoGP Italia: 29-31 Mei
- MotoGP Hungaria: 5-7 Juni
- MotoGP Ceko: 19-21 Juni
- MotoGP Belanda: 26-28 Juni
- MotoGP Jerman: 10-12 Juli
- MotoGP Inggris: 7-9 Agustus
- MotoGP Aragon: 28-30 Agustus
- MotoGP San Marino: 11-13 September
- MotoGP Austria: 18-20 September
- MotoGP Jepang: 2-4 Oktober
- MotoGP Indonesia: 9-11 Oktober
- MotoGP Australia: 23-25 Oktober
- MotoGP Malaysia: 30 Oktober-1 November
- MotoGP Portugal: 13-15 November
- MotoGP Valencia: 20-22 November
Cara Nonton Live Streaming MotoGP di Trans7
1. Nonton Lewat Situs Resmi Trans7
Kunjungi: https://www.trans7.co.id/live
Langkah-langkah:
Buka browser di HP, laptop, atau smart TV.
Masuk ke alamat: https://www.trans7.co.id/live
Tunggu hingga player video muncul.
Tekan tombol Play dan nikmati siaran langsung MotoGP jika sedang tayang.
???? Catatan: Jadwal tayang MotoGP hanya aktif saat balapan berlangsung. Di luar jam balapan, kamu akan melihat program reguler Trans7.
2. Nonton Lewat Aplikasi Trans7 di HP
Jika kamu lebih nyaman menonton lewat smartphone:
Langkah-langkah:
(tribunmataraman.com)