TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Korban tanah longsor di Banjar Suter, Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali, I Nyoman Buda, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban I Nyoman Buda ditemukan sekitar pukul 17.00 Wita, Sabtu 14 Februari 2026.
Petugas gabungan melakukan upaya proses pencarian kepada korban Nyoman Buda, pembeli bambu yang tertimbun material longsoran tebing di aliran tukad kuyang Banjar Suter, Desa Suter, sejak Sabtu pagi.
Hari ini merupakan hari ke II proses pencarian pasca kejadian pada Jumat 13 Februari 2026 sore.
Baca juga: Selain Tutup Akses, Tanah Longsor di Pupuan dan Busungbiu Timpa Rumah Warga hingga Sekolah
Petugas gabungan dengan dibantu kesigapan warga masyarakat berupaya menyisir hilangnya korban di sekitar lokasi kejadian.
Petugas mulai melakukan operasi pada pukul 09.00 Wita, dengan proses niskala di lokasi kejadian.
Selanjutnya upaya pencarian dengan alat manual sambil menunggu kedatangan alat berat jenis Exavator dari Dinas PUPerkim Kabupaten Bangli.
Pencarian juga dibantu dengan menerjunkan 2 ekor anjing (K-9) milik Polda Bali.
Namun upaya pencarian sampai tengah hari belum membuahkan hasil.
Alat berat tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 13.30 Wita.
Upaya manuver menuju ke lokasi kejadian tidaklah mudah.
Sempit dan terjalnya akses jalan (muara sungai), sehingga menghambat laju alat berat, maka harus dilakukan upaya buka akses jalan terlebih dahulu.
“Sekitar pukul 17.00 Wita, korban akhirnya dapat ditemukan dengan posisi tertimbun di sekitar pondok darurat yang dibangun sekitar 10 meter ke timur dari posisi korban memotong/memilah bambu,” kata Kabid Kedarutan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, kepada Tribun-Bali.com, Sabtu 14 Februari 2026.
Tidak jauh dari posisi korban juga diketemukan sepeda motor bebek yang ditengarai milik korban.
“Saat ditemukan korban dinyatakan MD, posisi tengkurap dengan tertimbun material longsoran setinggi 4 meter dari dasar sungai,” ujar Agus Sutapa, yang turut langsung memantau proses pencarian korban.
Selanjutnya setelah dilakukan identifikasi oleh tim dan atas persetujuan pihak keluarga jasad korban dibawa ke rumah duka.
Rencana proses pemulasaran alm akan dilakukan setelah ke 2 anaknya tiba dari luar negeri.
Adapun pihak yang terlibat dalam proses pencarian korban di antaranya Polda Bali (K-9 dan Tim Inafis), TRC BPBD Bangli, BASARNAS Denpasar, Polres Bangli, Dinas PUPerkim Bangli, Dinas Kesehatan Bangli, Polsek Kintamani, Koramil Kintamani, PMI Bangli, dan Aparat Desa dan warga.
Sebelumnya, korban I Nyoman Buda dilaporkan menjadi korban tanah longsor pada Jumat 13 Februari 2026.
Pria asal Banjar Peselatan, Desa Suter, Kintamani, Bangli, itu tertimbun tanah longsor saat memotong bambu di wilayah Banjar Suter, sekitar pukul 15.30 Wita.
Kepala Pelaksana BPBD-Damkar Bangli, I Wayan Wardana, mengungkapkan korban diduga tertimbun longsor saat dengan memotong bambu.
“Saat memotong bambu, korban persis berada di bawah tebing, baik sisi barat dan timur," katanya.
Berdasarkan keterangan warga yang biasa diajak memotong bambu di kawasan TKP, kata dia, proses potong bambu ini sudah dilakukan hampir tiga pekan.
Bahkan korban selama ini telah membuat bedeng untuk beristirahat.
“Di lokasi korban mendirikan bangunan darurat untuk memudahkan istirahat," ujarnya.